-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pengurus KJI Kabupaten Wajo Periode 2026-2029 Segera Dilantik, Ini Pesan Andarizal

11 Juni 2026 | 11 Juni WIB Last Updated 2026-06-11T00:57:34Z


SUMBAR - 11 JUNI 2026 - Organisasi profesi wartawan, Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, dijadwalkan akan menggelar prosesi pelantikan pengurus daerah untuk masa bakti 2026-2029 pada Senin, 15 Juni 2026 mendatang.


Pelantikan ini menjadi momentum strategis bagi KJI dalam memperkuat eksistensi organisasi di Bumi Lamaddukelleng. Mengambil tempat di Sengkang, agenda sakral ini mengusung tema besar. "Menguatkan Kolaborasi, Menjunjung Integritas, Mewujudkan Jurnalisme Profesional untuk Wajo yang Maju."


Susunan pengurus yang akan dilantik di antaranya adalah A. Indera Dewa yang dipercaya menakhodai KJI Kabupaten Wajo sebagai Ketua, didampingi oleh Harry Goa sebagai Sekretaris, dan Andi Risma sebagai Bendahara. Prosesi pelantikan ini direncanakan akan dihadiri langsung oleh jajaran pengurus pusat dan wilayah.


Menjelang prosesi pelantikan tersebut, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KJI, Andarizal, memberikan arahan yang sarat akan pesan moral dan visi organisasi kepada seluruh jajaran pengurus baru.


Andarizal menegaskan bahwa sebuah organisasi profesi bukan sekadar wadah berkumpul, melainkan sebuah instrumen perjuangan intelektual. Ia berpesan agar setiap pengurus yang akan dilantik senantiasa menjaga marwah profesi dengan menjunjung tinggi integritas sebagai kompas utama dalam bertindak.


"Jurnalisme bukanlah tentang siapa yang tercepat dalam menyebarkan informasi, melainkan tentang siapa yang paling bertanggung jawab dalam menjaga kebenaran. Saya berharap, rekan-rekan pengurus di Wajo mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah pers yang bermartabat," ungkap Andarizal dengan penuh penekanan.


Lebih jauh, Andarizal mengajak seluruh pengurus untuk bertransformasi menjadi penggerak perubahan melalui kolaborasi yang tulus. "Jadikan KJI sebagai rumah besar bagi jurnalis yang berpikiran terbuka. Mari kita rajut kolaborasi yang solid, tidak hanya antar sesama insan pers, tetapi juga dengan seluruh pemangku kepentingan, demi menghadirkan karya-karya jurnalistik yang mencerahkan serta mampu menjadi katalisator bagi kemajuan Kabupaten Wajo yang kita cintai."


Dengan semangat yang disampaikan tersebut, pelantikan ini diharapkan menjadi babak baru bagi jurnalisme di Wajo, yang tidak hanya tajam dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, tetapi juga inklusif dalam membangun peradaban daerah melalui pena dan etika yang kuat.


Di balik jubah profesionalisme yang akan disandang pada pelantikan nanti, terselip harapan agar KJI Kabupaten Wajo tidak sekadar tumbuh menjadi organisasi yang kaku secara administratif. Lebih dari itu, KJI diharapkan mampu menjelma menjadi "rumah" yang hangat bagi setiap insan pers di daerah ini.


​"Pada akhirnya, kita semua adalah sesama pejuang pena yang memiliki napas yang sama, yakni dedikasi bagi masyarakat," ujar Andarizal dalam keterangan resminya.


​Ia menekankan pentingnya menjaga tali persaudaraan antar-pengurus. Menurutnya, kolaborasi yang paling kokoh justru lahir dari rasa saling menghargai dan kepedulian antar-anggota. "Jadikan KJI tempat di mana rekan-rekan bisa saling merangkul, saling belajar, dan saling menguatkan saat menghadapi tantangan di lapangan. Karena saat kita melangkah bersama dengan hati dan tujuan yang satu, tidak ada rintangan yang terlalu berat untuk dilalui demi menghadirkan informasi yang bermanfaat bagi tanah kelahiran kita, Wajo."


​Dengan semangat kekeluargaan yang diusung, pelantikan nanti bukan sekadar seremonial belaka. Ia adalah awal dari perjalanan panjang para pengurus untuk berbagi cerita, membangun sinergi, dan bersama-sama merajut asa demi masa depan Kabupaten Wajo yang lebih maju, transparan, dan berkeadilan melalui sentuhan jurnalisme yang manusiawi.  **

×
Berita Terbaru Update