-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Rahasia di Balik Diamnya Seorang Ayah

10 Februari 2026 | 10 Februari WIB Last Updated 2026-02-10T16:34:21Z

Dunia mungkin mengenal ayah sebagai sosok yang minim kata, serupa karang yang kokoh diterjang ombak namun jarang menampakkan retakannya. Ada sebuah kesunyian yang sengaja ia bangun, bukan karena ia tak ingin bicara, melainkan karena ia sedang memikul beban yang tak ingin ia bagi bebannya kepada orang-orang tercinta.


Di balik diamnya seorang ayah saat ia pulang kerja, tersimpan ribuan kalimat yang tak sempat terucap. Ada rasa lelah yang menggerogoti tulang, ada tekanan dari dunia luar yang menuntutnya untuk selalu menjadi pemenang, dan ada kekhawatiran tentang hari esok yang terkadang membuatnya terjaga di tengah malam.


Ia memilih diam bukan karena ia asing, tapi karena ia sedang menata hatinya agar tetap terlihat tegar di hadapan anak-anaknya. Baginya, rumah adalah tempat perlindungan bagi keluarganya, dan ia adalah bentengnya. Ia tak ingin debu perjuangan dari luar masuk dan mengotori kebahagiaan di dalam rumah.


Bagi seorang ayah, cinta sering kali bukan tentang deretan puisi atau kata-kata manis. Cintanya adalah bahasa kerja:


 • Diamnya adalah doa yang ia langitkan saat melihat anak-anaknya terlelap.


 • Langkahnya adalah janji bahwa piring di meja makan takkan pernah kosong.


 • Ketidakhadirannya adalah pengorbanan, sebuah "perang batin" demi memastikan pendidikan dan masa depan yang lebih layak bagi buah hatinya.


Ia sering kali disalahpahami oleh waktu. Dunia menghakiminya karena jarang terlihat, namun dunia lupa bahwa setiap detik ia menjauh dari rumah, ia sedang membangun fondasi agar rumah itu tetap berdiri kokoh.


Mungkin kita perlu belajar mendengarkan detak perjuangan di balik diamnya. Ia tidak butuh banyak pujian, namun ia butuh dipahami. Ia ingin tahu bahwa meski ia sering kali tak ada di momen-momen kecil, tujuannya telah sampai ke hati keluarganya.


  "Seorang ayah adalah buku yang paling sulit dibaca, namun berisi cerita pengorbanan yang paling indah jika kita mau membuka lembaran hatinya."


Semoga setiap ayah yang sedang berjuang di luar sana, segera menemukan waktu untuk pulang, bukan hanya raga, tapi juga jiwa yang tenang. Karena sejatinya, rahasia terbesar di balik diamnya adalah keinginan sederhana, melihat orang-orang tercintanya bahagia, tanpa perlu tahu betapa berat harganya.


Padang, 11 Februari 2026

By: Moudy

×
Berita Terbaru Update