PADANG – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sumatera Barat resmi menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) X yang berlangsung di Kota Padang pada 2 hingga 3 Februari 2026. Forum tertinggi tingkat provinsi ini menjadi agenda krusial dalam menentukan arah kebijakan dan estafet kepemimpinan partai berlambang Ka’bah tersebut untuk periode mendatang.
Muswil X ini mengusung agenda utama pemilihan tim formatur yang akan menyusun struktur kepengurusan DPW PPP Sumatera Barat. Kehadiran para fungsionaris pusat dan daerah dalam balutan jas hijau khas PPP menandakan soliditas kader dalam menghadapi tantangan politik ke depan.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, menekankan pentingnya Muswil sebagai sarana evaluasi sekaligus mesin penggerak untuk memperkuat basis suara di Ranah Minang. Sumatera Barat dinilai tetap menjadi lumbung suara strategis bagi PPP yang berbasis pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Selain urusan internal kepengurusan, Muswil ini juga membahas beberapa poin strategis, di antaranya:
* Penguatan Infrastruktur Partai: Hingga ke tingkat ranting di seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Barat.
* Penyelarasan Program Kerja: Menyesuaikan aspirasi lokal masyarakat Sumbar dengan platform perjuangan partai di tingkat nasional.
* Persiapan Kontestasi Politik: Memetakan potensi kader-kader unggulan untuk mengisi pos legislatif maupun eksekutif.
Hingga penutupan acara pada 3 Februari, suasana musyawarah berlangsung khidmat. Terpilihnya jajaran kepengurusan yang baru nantinya diharapkan mampu membawa semangat penyegaran (rejuvenation) bagi partai, sekaligus menjaga kedekatan dengan konstituen melalui program-program yang menyentuh langsung kepentingan umat.
Dengan berakhirnya Muswil X ini, PPP Sumatera Barat bersiap memasuki babak baru dalam kancah perpolitikan daerah dengan struktur yang lebih ramping namun lincah dalam bergerak. (Z/P)
