-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Ramadan Sebagai Sekolah Karakter, Fauzi Bahar Tekankan Pentingnya Pengendalian Hawa Nafsu

19 Februari 2026 | 19 Februari WIB Last Updated 2026-02-19T10:20:32Z

PADANG - 19 FEBRUARI 2026 - Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat, Prof. Dr. H. Fauzi Bahar, Dt. Nan Sati, M.Si., mengajak seluruh umat Muslim untuk menjadikan momentum Ramadan 1447 Hijriah sebagai "sekolah karakter" dalam kehidupan sehari-hari.


Dalam pesan resminya menyambut bulan suci tersebut, Fauzi Bahar menekankan bahwa esensi utama puasa bukan sekadar menahan lapar secara fisik, melainkan sebuah perjuangan besar dalam pengendalian hawa nafsu.

 

 "Ramadan adalah waktu suci untuk meningkatkan ketakwaan, menyucikan jiwa, dan melatih kesabaran. Ini merupakan momentum krusial bagi kita untuk memperkuat disiplin diri dalam ibadah," ujar Prof. Fauzi Bahar.


Tokoh yang juga dikenal sebagai mantan Wali Kota Padang ini menjelaskan bahwa Ramadan merupakan bulan tarbiyah atau pendidikan. Menurutnya, proses selama satu bulan penuh ini bertujuan untuk membentuk karakter Muslim yang lebih tangguh dan berintegritas.


Beliau memerinci beberapa nilai karakter yang harus diraih pasca-Ramadan:


 • Kejujuran: Melatih integritas diri di hadapan Sang Pencipta.


 • Kesabaran: Mengasah ketabahan dalam menghadapi ujian hidup.


 • Ketaatan: Meningkatkan kepatuhan terhadap ajaran agama.


Selain aspek spiritual pribadi, Prof. Fauzi juga mengingatkan pentingnya dimensi sosial selama bulan puasa. Ia berharap Ramadan dapat meningkatkan empati masyarakat terhadap sesama, yang sejalan dengan semangat kegotongroyongan dan kepedulian sosial dalam adat Minangkabau.


  "Ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk meraih ampunan dosa sekaligus mempererat tali persaudaraan melalui zakat, sedekah, dan berbagi rasa dengan mereka yang membutuhkan," tambahnya.


Menutup pernyataannya, Ketua LKAAM Sumbar ini mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat. Ia berharap seluruh umat dapat keluar dari bulan suci ini sebagai pribadi yang lebih baik, sabar, dan bertakwa.   (And) 

×
Berita Terbaru Update