-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Wujudkan Swasembada Pangan 2026, Polres Pasaman Barat Gelar Panen Jagung Raya Serentak

09 Januari 2026 | 09 Januari WIB Last Updated 2026-01-09T04:11:20Z

PASAMAN BARAT – Dukung penuh program Swasembada Pangan Nasional tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat bersama unsur Forkopimda menggelar aksi nyata melalui Panen Jagung Serentak Kuartal I. Kegiatan ini dipusatkan di lahan pertanian masyarakat Bandarejo, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kamis (8/1/2026).


Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., menyatakan bahwa panen raya ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan terhadap petani lokal. Pada periode awal tahun 2026, Polres Pasaman Barat tercatat telah membina dan menyosialisasikan program ketahanan pangan pada lahan seluas 205 hektar yang tersebar di seluruh kabupaten.


"Hari ini kita melaksanakan panen raya serentak di lahan binaan seluas dua hektar sebagai simbol dimulainya panen kuartal pertama. Kami melakukan pendampingan penuh, mulai dari proses tanam hingga memastikan hasil panen terserap pasar dengan harga yang layak," ujar AKBP Agung Tribawanto.


Beliau juga mendorong masyarakat untuk memaksimalkan lahan produktif maupun sistem tumpang sari. Menurutnya, potensi tanah di Pasaman Barat sangat mendukung peningkatan nilai ekonomi masyarakat melalui komoditas jagung.


Salah satu tantangan petani adalah fluktuasi harga. Menanggapi hal ini, Polres Pasaman Barat memfasilitasi petani binaan agar dapat menjual hasil panen langsung ke Bulog.


"Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan harga jual tetap stabil dan sesuai dengan standar nasional, sehingga petani tidak dirugikan saat produksi meningkat," tambahnya.


Senada dengan hal tersebut, Pemerintah Daerah melalui Asisten Bidang Perekonomian Sekretariat Daerah Pasaman Barat, Endang Rirpinta, mengungkapkan target ambisius untuk tahun 2026. Pemerintah menargetkan produksi jagung mencapai 193.092 ton dari total luas tanam 33.446 hektar.


"Gerakan Panen Raya di Bandarejo ini adalah langkah awal. Untuk menyikapi tingginya partisipasi petani, Pemda berkomitmen menyediakan gudang pengolahan hingga tempat penampungan hasil panen," jelas Endang.


Kolaborasi antara Polres Pasaman Barat dan Forkopimda ini diharapkan menjadi motor penggerak utama dalam menjadikan Pasaman Barat sebagai salah satu lumbung jagung nasional, sekaligus meningkatkan taraf hidup petani di wilayah Sumatera Barat.  (And) 

×
Berita Terbaru Update