-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Dari 15 Menit Jadi 5 Menit! Sukses Besar PT Putra Hari Mandiri Hadirkan Jalan Impian di Payakumbuh-Sitangkai

01 Juli 2026 | 01 Juli WIB Last Updated 2026-07-01T03:39:38Z


SUMATERA BARAT – 1 JULI 2026 - Komitmen Kementerian Pekerjaan Umum dalam menghadirkan infrastruktur jalan yang andal dan merata di daerah bukan sekadar slogan. Di bawah komando Andi Mulya Rusli, ST., MT, selaku Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah I Provinsi Sumatera Barat, proyek strategis nasional kini benar-benar mendarat dengan manfaat konkret di tengah masyarakat.


Salah satu bukti nyata keberhasilan kepemimpinannya adalah tuntasnya Proyek Perbaikan Jalan Batas Kota Payakumbuh - Sitangkai Seksi 1. Proyek bernilai Rp 42,7 miliar yang didanai melalui Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) ini berhasil mengubah wajah konektivitas yang menghubungkan Kabupaten 50 Kota dan Kabupaten Tanah Datar menjadi jalur logistik yang modern dan mantap.


Sejak awal menakhodai Satker PJN Wilayah I Sumbar, Andi Mulya Rusli dikenal sebagai figur yang disiplin dan berorientasi pada solusi. Tantangan medan dan cuaca ekstrem di wilayah Sumatera Barat dijawabnya dengan pengawasan ketat dan manajemen waktu yang presisi.


Hasilnya terlihat jelas di lapangan. Jalur Payakumbuh - Sitangkai yang selama bertahun-tahun dikeluhkan warga karena rusak parah, kini telah terhampar mulus dengan aspal berkualitas tinggi. Proyek ini tidak hanya selesai tepat waktu dalam kurun 210 hari kalender, tetapi juga memenuhi standar kualitas infrastruktur nasional yang aman dan tahan lama.

Keberhasilan luar biasa ini tentu tidak lepas dari kerja keras dan sinergi profesional di lini lapangan. Di bawah kendali penuh Satker PJN Wilayah I Sumbar, pengawasan proyek dipercayakan kepada Rio Andika, ST. selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK 1.2).


Dikenal dengan gaya kepemimpinannya yang tegas dan perfeksionis, Rio Andika bersama tim teknisnya menerapkan standar pengawasan yang sangat ketat di setiap tahapan pengerjaan. Mulai dari pengujian kualitas material aspal, ketebalan hamparan, hingga sistem drainase, semua dipastikan harus presisi dan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Pengawasan melekat ini dilakukan demi memastikan bahwa setiap rupiah uang pajak yang dikeluarkan masyarakat benar-benar menjelma menjadi infrastruktur yang bermutu tinggi dan berdaya tahan panjang.


Ketegasan dan kedisiplinan Tim PPK 1.2 tersebut direspons dengan sangat profesional oleh pihak rekanan pelaksana, PT. Putra Hari Mandiri, yang berkolaborasi erat bersama tim konsultan supervisi (PT. Garis Putih Sejajar KSO, PT. Adhimascipta Dwipantara, dan CV. Parades Karya Consultant).


PT. Putra Hari Mandiri menunjukkan kelasnya sebagai kontraktor nasional yang berpengalaman dan berintegritas. Di tengah tantangan cuaca dan dinamika sosial di lapangan, mereka mampu mengerahkan sumber daya terbaik, alat berat modern, serta tenaga ahli yang kompeten secara optimal. Komitmen rekanan dalam menjaga kualitas kerja, menjaga keselamatan kerja (K3), serta menyelesaikan proyek tepat waktu mendapat pujian luas.


Dampak dari kepemimpinan yang responsif ini langsung memicu senyum kebahagiaan dari warga sekitar. Perubahan drastis dirasakan oleh masyarakat Nagari Koto Halaban.


Kailus, salah seorang warga setempat, menceritakan bagaimana efisiensi waktu terjadi berkat perbaikan jalan ini.


"Kalau dulu dari rumah ke pasar ada sekitar 15 menit, kalau sekarang 5 menit sudah sampai ke pasar," ujarnya penuh syukur.


Bukan hanya masalah efisiensi waktu, aspek keselamatan dan kesehatan lingkungan juga meningkat drastis. Lubang-lubang jalan berbahaya yang kerap memicu kecelakaan saat hujan kini telah hilang, berganti dengan drainase dan marka jalan yang rapi. Demikian pula dengan gangguan debu saat musim kemarau yang kini tidak lagi dirasakan oleh warga.


Apresiasi setinggi-tingginya juga datang dari pihak pemerintah nagari setempat. Edwar Fahrizal, Sekretaris Nagari Koto Halaban, menegaskan bahwa kehadiran jalan IJD di bawah pengawasan Satker PJN Wilayah I Sumbar ini adalah jawaban atas penantian panjang masyarakat.


"Sangat bermanfaat sekali bagi rakyat, masyarakat, warga khususnya Kapalo Koto Nagari Halaban untuk beraktivitas di dalam bidang pertanian, perkebunan, maupun dalam usaha-usaha yang lain," ungkap Edwar.


Dengan akses yang terbuka lebar, distribusi hasil bumi mengalir tanpa hambatan, memotong biaya logistik para petani, dan secara otomatis mendongkrak kesejahteraan lokal. Jalan ini kini resmi menjadi urat nadi perekonomian, pendidikan, dan pelayanan publik yang tangguh bagi masyarakat Sitangkai dan sekitarnya.


Sinergi yang harmonis antara ketatnya pengawasan Rio Andika, ST. (PPK 1.2) dan profesionalisme tinggi dari PT. Putra Hari Mandiri menjadi sebuah role model ideal dalam pelaksanaan proyek infrastruktur di Sumatera Barat. Hasilnya adalah sebuah jalan mantap yang kini siap melayani masyarakat, sekaligus menjadi bukti nyata kepemimpinan Andi Mulya Rusli, ST., MT yang sukses menerjemahkan program besar pemerintah pusat menjadi mahakarya di daerah.


Kini, aspal hitam yang membentang mulus di antara bukit dan hamparan hijau pesawahan bukan sekadar jalur pelintasan roda-roda kendaraan. Di balik dinginnya material infrastruktur, ada kehangatan asa yang kini mengalir deras di urat nadi masyarakat. Jalan yang dahulu penuh keluh dan debu, hari ini telah bermutasi menjadi karpet merah yang mengantarkan langkah anak-anak sekolah menggapai mimpi, serta mempercepat langkah para petani menjemput rezeki.


​Pembangunan ini adalah torehan tinta emas sinergi, sebuah simfoni kerja keras dari tangan-tangan profesional yang peduli pada denyut nadi kehidupan di daerah. Ketika senja perlahan turun di ufuk barat Payakumbuh dan Sitangkai, tidak ada lagi kekhawatiran yang menggelayuti perjalanan pulang masyarakat. Yang tersisa hanyalah rasa aman, kenyamanan, dan optimisme baru yang terus tumbuh subur di sepanjang aspal impian.


​Infrastruktur ini telah selesai dibangun dengan megah, namun sejatinya, cerita tentang kemajuan dan kesejahteraan yang sesungguhnya baru saja dimulai.   (Red) 

×
Berita Terbaru Update