-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

HPN 2026, Konvensi Nasional Media Massa Soroti Peran AI dalam Transformasi Digital

08 Februari 2026 | 08 Februari WIB Last Updated 2026-02-08T09:47:40Z

SERANG, BANTEN – Menyongsong puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, insan pers dari seluruh penjuru tanah air berkumpul di Kota Serang untuk membahas masa depan jurnalisme di era kecerdasan buatan. Melalui Konvensi Nasional Media Massa yang digelar di Aston Serang Hotel, Minggu (8/2), transformasi digital menjadi fokus utama diskusi.


Acara yang berlangsung pada sore hari ini mengangkat tema strategis: "Pers, AI, dan Transformasi Digital. Membangun Ekosistem Informasi Untuk Kepentingan Publik". Panel diskusi ini menghadirkan sejumlah tokoh media dan pakar teknologi untuk membedah bagaimana teknologi Artificial Intelligence (AI) dapat diintegrasikan ke dalam ruang redaksi tanpa mengesampingkan kode etik jurnalistik.


Dalam sesi tersebut, para pembicara menekankan bahwa tahun 2026 menjadi titik krusial bagi media massa untuk beradaptasi. Penggunaan AI tidak lagi dipandang sebagai ancaman, melainkan alat untuk meningkatkan efisiensi produksi berita dan analisis data yang lebih mendalam bagi publik.


Beberapa poin utama yang menjadi sorotan dalam konvensi ini antara lain:


 • Keberlanjutan Media: Strategi menjaga ekosistem bisnis media di tengah dominasi platform digital global.


 • Integritas Informasi: Peran penting jurnalis dalam memverifikasi konten hasil AI demi menangkal hoaks dan deepfake.


 • Kepentingan Publik: Memastikan bahwa otomatisasi teknologi tetap mengutamakan nilai-nilai kemanusiaan dan kepentingan masyarakat luas.


Pemilihan lokasi di Kota Serang, Banten, juga memberikan warna tersendiri bagi perhelatan HPN tahun ini. Lokasi konvensi yang terletak di Jl. Syekh Moh. Nawawi Albantani menjadi saksi lahirnya gagasan-gagasan baru yang akan dibawa ke tingkat nasional.


Hingga berita ini diturunkan, sesi diskusi panel masih berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang terdiri dari pemimpin redaksi, organisasi pers, dan praktisi komunikasi. Hasil dari konvensi ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi bagi kebijakan pers nasional dalam menghadapi tantangan teknologi yang semakin dinamis.  (Red) 

×
Berita Terbaru Update