-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pemred Rakyat Merdeka, Pers Harus Jadi Penjaga Nurani Publik di Tengah Arus Hoaks

10 Februari 2026 | 10 Februari WIB Last Updated 2026-02-09T22:53:55Z

SERANG, BANTEN 9 FEBRUARI 2026 – Pemimpin Redaksi Media Rakyat Merdeka, Fitrya Sari, memberikan pesan mendalam dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN). Ia menekankan bahwa peringatan tahunan ini merupakan momentum krusial bagi seluruh insan pers untuk merefleksikan kembali peran strategis media dalam menjaga pilar demokrasi bangsa.


Dalam pernyataannya, Fitrya menegaskan bahwa di era disrupsi informasi saat ini, tantangan terbesar media adalah melawan maraknya berita bohong atau hoaks. Menurutnya, profesionalisme dan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik adalah harga mati bagi setiap jurnalis.


Fitrya Sari menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pekerja media di tanah air. Ia berpesan agar pers tidak goyah dalam menjalankan fungsinya sebagai kontrol sosial.


“Selamat Hari Pers Nasional untuk seluruh insan pers Indonesia. Pers harus tetap menjadi penjaga nurani publik, bersikap kritis, independen, dan berpihak pada kebenaran,” ujar Fitrya Sari.


Selain sebagai penyampai informasi, Fitrya juga menyoroti peran edukasi yang harus diemban oleh media massa. Ia berharap media mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi digital tanpa harus menanggalkan nilai-nilai dasar jurnalistik yang fundamental.


Lebih lanjut, ia mengajak seluruh jurnalis untuk menjadikan HPN sebagai ajang penguatan komitmen dalam meraih kembali kepercayaan masyarakat.

 

 “Kepercayaan publik adalah aset utama pers. Momentum Hari Pers Nasional ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus bekerja secara bertanggung jawab dan berintegritas,” pungkasnya.  (And) 

×
Berita Terbaru Update