SOLOK SELATAN 28 APRIL 2026 - Infrastruktur jalan yang mantap menjadi kunci utama kelancaran mobilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. Hal ini tercermin dari suksesnya pelaksanaan proyek "Preservasi Jalan dan Jembatan Padang Aro – Bts. Jambi" di Kabupaten Solok Selatan, yang kini memberikan dampak nyata bagi pengguna jalan maupun masyarakat setempat.
Proyek strategis di bawah naungan Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Bina Marga, melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat ini, berjalan di bawah pengawasan langsung Satuan Kerja (Satker) PJN Wilayah II Provinsi Sumatera Barat.
Keberhasilan proyek ini tidak lepas dari komitmen kepemimpinan Masudi, ST., MT., selaku Kepala Satker PJN Wilayah II Provinsi Sumatera Barat, serta peran aktif Rai Fraja Novfandro, ST., M.Sc., selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.5 yang memastikan pengerjaan berjalan sesuai standar dan jadwal yang telah ditetapkan.
Kondisi jalan yang kini mulus dan jembatan yang kokoh mendapat apresiasi tinggi dari para pengguna jalan, khususnya para pengemudi truk boks yang sering melintasi jalur logistik tersebut. Kondisi jalan yang prima membuat perjalanan menjadi lebih efisien, aman, dan nyaman.
Tidak hanya bagi pengendara, keberadaan proyek ini juga dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar. Kehadiran para pekerja proyek di lapangan secara tidak langsung menggerakkan roda ekonomi lokal. Warung-warung milik warga sekitar lokasi proyek kini lebih ramai dikunjungi, terutama pada jam istirahat kerja. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur yang baik mampu memberikan efek ganda (*multiplier effect*) bagi kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi pembangunan.
Proyek ini dilaksanakan oleh PT. Asiva Mandiri Pratama dengan dukungan pengawasan dari konsultan supervisi yang terdiri dari PT. Dwikarsa Envacotama KSO, PT. Cipta Strada KSO, dan PT. Laras Semada. Berikut adalah rincian informasi proyek tersebut:
Lokasi: Kabupaten Solok Selatan
Tahun Anggaran: 2026
Nilai Kontrak: Rp 22.834.053.000,00
Tanggal Kontrak: 19 Februari 2026
Masa Pelaksanaan: 316 hari kalender
Masa Pemeliharaan: 365 hari kalender
Dengan selesainya pengerjaan ini, diharapkan aksesibilitas di wilayah Solok Selatan semakin optimal, mendukung kelancaran distribusi logistik, serta menjadi pendukung utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. (And (
