PADANG - Pemadaman listrik skala besar (blackout) melanda Kota Padang, Sumatra Barat, dan sejumlah provinsi di pulau Sumatra pada Jumat (22/5/2026) malam. Pemadaman dilaporkan terjadi secara mendadak pasca-ibadah sholat Magrib, atau sekitar pukul 18.30 WIB.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun redaksi, pemadaman ini diduga kuat dipicu oleh adanya gangguan pada sistem jaringan transmisi interkoneksi Sumatra, yang mencakup wilayah Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) hingga Sumatra Bagian Utara (Sumbagut). Akibatnya, beberapa provinsi di wilayah tersebut dilaporkan mengalami mati total.
Di Kota Padang, padamnya aliran listrik membuat sejumlah kawasan pemukiman dan jalan protokol gelap gulita. Fasilitas umum seperti lampu lalu lintas di beberapa titik utama juga dilaporkan tidak berfungsi, yang berpotensi memicu kemacetan. Selain itu, masyarakat mulai mengeluhkan terjadinya penurunan kualitas sinyal telekomunikasi seluler di beberapa wilayah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PLN masih melakukan penelusuran mendalam untuk mengidentifikasi titik utama gangguan pada sistem transmisi dan melakukan upaya pemulihan (recovery) secara bertahap.
Belum ada rilis resmi mengenai estimasi waktu penormalan kembali aliran listrik ke rumah-rumah warga maupun fasilitas publik. Redaksi terus berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada pihak Humas PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatra Barat serta pihak terkait guna mendapatkan kronologi dan penyebab pasti gangguan interkoneksi ini. (Red)
