-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Respons Cepat Banjir Tanah Datar, Kepala BWS Sumatera V Naryo Widodo Tinjau Langsung dan Mobilisasi Alat Berat

22 Mei 2026 | 22 Mei WIB Last Updated 2026-05-22T03:56:36Z


TANAH DATAR - Curah hujan dengan intensitas ekstrem yang tercatat mencapai 215\text{ mm/hari} di Stasiun Lintau Buo pada 12 Mei 2026 lalu memicu banjir besar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tanah Datar. Tingginya debit air memperparah kondisi alur sungai yang telah mengalami penyempitan dan sedimentasi parah, hingga mengakibatkan luapan kapasitas di 15 sungai (batang) sekaligus.


Adapun sungai-sungai yang meluap meliputi Batang Tampo, Batang Piubuah, Batang Kawai, Batang Buo, Batang Sangki, Batang Parik, Batang Lindan, Batang Sibingak, Batang Selo, Batang Batuang, Batang Silambiak, Batang Arau, Batang Pangian, Batang Atar, dan Batang Baburai.


Berdasarkan data yang dihimpun, luapan belasan sungai ini berdampak serius pada sektor permukiman, transportasi, dan pertanian warga. Sedikitnya 107 rumah warga terendam banjir dan 35 meter akses jalan kabupaten amblas, yang mengganggu mobilitas transportasi lokal.


Dampak paling signifikan terjadi pada sektor ketahanan pangan, di mana Saluran Irigasi Bandar Batang Sangki II putus sepanjang 60 meter. Kerusakan infrastruktur pengairan ini menyebabkan sedikitnya 700 hektar lahan pertanian produktif warga terancam kehilangan pasokan air.


Merespons bencana tersebut, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, Naryo Widow, bersama Kepala SNVT PJSA IAKR dan tim teknis langsung turun meninjau lokasi pasca-kejadian pada Selasa (19/05). Tinjauan lapangan ini dilakukan untuk memetakan kerusakan struktural secara langsung sekaligus mempercepat penanganan darurat.


"Kami bergerak cepat dengan memobilisasi **3 unit alat beratke lokasi kritis, menyiapkan bahan banjiran berupa kawat beronjong, serta memobilisasi pipa HDPE 400mm untuk menangani kedaruratan saluran irigasi yang putus," ujar Naryo Widow di sela-sela peninjauan.


Pihak BWS Sumatera V Padang juga terus melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar guna menyelaraskan langkah-langkah penanganan pasca-banjir secara cepat, tepat, dan terintegrasi agar aktivitas sosial-ekonomi masyarakat dapat segera kembali normal.   (And) 

×
Berita Terbaru Update