-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Sinergi PPK 1.2 dan Kontraktor Berbuah Pujian, Pengendara serta Pelaku Usaha Apresiasi Proyek Jalan Payakumbuh - Sitangkai

25 Mei 2026 | 25 Mei WIB Last Updated 2026-05-25T12:07:55Z


SUMATERA BARAT – Komitmen Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan nasional di Sumatera Barat terus menunjukkan progres positif. Salah satunya terlihat pada paket pekerjaan Perbaikan Jalan Bts. Kota Payakumbuh - Sitangkai Seksi 1.


Proyek yang berada di bawah naungan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah 1 Provinsi Sumatera Barat ini berjalan lancar berkat kinerja profesional dari rekanan pelaksana, PT. Putra Hari Mandiri, serta pengawasan ketat dari tim konsultan supervisi (PT. Garis Putih Sejajar KSO, PT. Adhimascipta Dwipantara, dan CV. Parades Karya Consultant).


Kolaborasi solid di lapangan yang dikomandoi oleh Rio Andika, ST. selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK 1.2) Wilayah 1 Sumbar, kini membuahkan apresiasi luas, khususnya dari para pengguna jalan yang kerap melintasi jalur logistik tersebut.


Sejumlah sopir truk yang sering lalu lalang di area pengerjaan mengaku sangat terbantu dengan adanya perbaikan ini. Menurut mereka, penanganan jalan yang profesional dan pengaturan lalu lintas yang baik selama proses betonisasi/pembetonan meminimalisir kendala di jalur yang dikenal cukup padat tersebut.


"Kondisi jalan yang sebelumnya membutuhkan perhatian kini jauh lebih kokoh dan nyaman dilalui. Kami sangat mengapresiasi kecepatan dan profesionalitas pekerja di lapangan," ujar salah seorang sopir truk yang melintas.


Tidak hanya berdampak pada kelancaran arus transportasi, proyek dengan nilai kontrak mencapai Rp 42,76 miliar yang bersumber dari dana APBN Tahun Anggaran 2025–2026 ini juga membawa berkah ekonomi bagi masyarakat setempat.


Apresiasi mengalir hangat dari para pemilik warung di sepanjang lokasi pengerjaan. Kehadiran para pekerja proyek memberikan dampak langsung terhadap omzet harian mereka.


"Alhamdulillah, sejak ada proyek ini jual beli kami meningkat. Pas waktu istirahat, para pekerja selalu mampir ke warung buat belanja," ungkap beberapa orang pemilik warung, (12/5) di sepanjang lokasi proyek dengan nada bersyukur.


Tentu saja, keberhasilan, kelancaran, dan capaian positif di lapangan ini tidak lepas dari arahan serta pengawasan makro yang dilakukan oleh Andi Mulya Rusli, ST., MT. selaku Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Provinsi Sumatera Barat.


Melalui manajemen kerja yang sistematis dan koordinasi yang kuat dari tingkat pimpinan Satker hingga pelaksana teknis di lapangan, proyek ini diharapkan selesai tepat waktu sesuai kalender kerja (210 hari kalender) dengan mutu kualitas yang optimal demi menopang urat nadi perekonomian di Sumatera Barat.

​Di samping fokus pada percepatan progres fisik dan kualitas mutu beton, hal lain yang tidak kalah penting dan patut diacungi jempol dari kinerja rekanan pelaksana PT. Putra Hari Mandiri adalah komitmen tinggi mereka terhadap keselamatan kerja.


​Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa seluruh pekerja yang berada di barisan depan pengerjaan dibekali dengan Alat Pelindung Diri (APD) yang sangat lengkap dan sesuai standar. Mulai dari penggunaan helm keselamatan (safety helmet), rompi reflektor (safety vest) berwaran cerah, hingga sepatu pelindung (safety boots) terlihat wajib dikenakan oleh setiap personel saat melakukan pembetonan maupun perataan material jalan.


​Langkah preventif ini menegaskan bahwa pihak rekanan dan PPK 1.2 tidak hanya mengejar target penyelesaian, tetapi juga menaruh perhatian ekstra terhadap aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Penegakan disiplin K3 yang ketat di area proyek ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan kerja (zero accident), sekaligus menjaga ritme kerja para buruh di lapangan agar tetap produktif, aman, dan kondusif hingga proyek selesai 100 persen. 


Penegakan disiplin K3 yang ketat di area proyek ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan kerja (zero accident), sekaligus menjaga ritme kerja para buruh di lapangan agar tetap produktif, aman, dan kondusif hingga proyek selesai 100 persen.

​Sebagai langkah penutup yang krusial dalam menjaga mutu infrastruktur, komitmen rekanan terhadap aspek teknis juga terlihat pasca-proses pengecoran. Untuk menjaga kualitas dan daya tahan beton agar tidak mengalami retak rambut akibat penyusutan suhu (curing), pihak pelaksana menyiagakan mobil tangki air di sepanjang jalur proyek.


​Mobil tangki air tersebut secara berkala melakukan penyiraman pada permukaan beton yang baru selesai dihamparkan dan ditutupi kain terpal/geotextile. Proses pembasahan yang intensif ini dilakukan guna memastikan hidrasi semen berjalan sempurna, sehingga beton dapat mencapai kuat tekan maksimum sesuai spesifikasi yang direncanakan.


​Melalui perpaduan manajemen lapangan yang profesional, koordinasi yang solid antara PPK dan Satker, penerapan K3 yang disiplin, hingga perhatian detail pada metode perawatan beton, proyek Perbaikan Jalan Bts. Kota Payakumbuh - Sitangkai Seksi 1 ini diharapkan menjadi role model pembangunan infrastruktur jalan nasional yang kokoh, berumur panjang, dan membawa manfaat luas bagi masyarakat Sumatera Barat. (And) 


×
Berita Terbaru Update