-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Sinergi PPK 2.1 BPJN Sumbar, Sopir Ekspedisi Puji Kualitas Pengaspalan PT Tri Jaya Putra di Sawahlunto

22 Mei 2026 | 22 Mei WIB Last Updated 2026-05-22T07:55:43Z


SAWAHLUNTO - 23 MEI 2026 - Kolaborasi solid antara regulator dan penyedia jasa konstruksi menjadi kunci utama dalam mewujudkan infrastruktur transportasi yang prima di Sumatra Barat. Hal ini dibuktikan lewat sinergi apik antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.1 Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatra Barat dan kontraktor pelaksana, PT Tri Jaya Putra.


Melalui program preservasi "multiyears" (tahun jamak), kedua pihak sukses menggenjot kualitas jalur nasional lintas Padang – Solok – Sawahlunto. Saat ini, jalur penghubung utama tersebut telah mencapai kondisi yang mantap, aman, dan nyaman untuk dilalui masyarakat.


Berdasarkan pantauan langsung di kawasan Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto, pengerjaan proyek pengaspalan ulang (overlay) berjalan secara terstruktur. PT Tri Jaya Putra selaku kontraktor pelaksana menerjunkan armada alat berat secara optimal, mulai dari "asphalt finisher" hingga "tandem roller", guna memastikan pemadatan aspal berjalan sesuai dengan spesifikasi teknis tertinggi.


Menariknya, sinergi ini tidak hanya berfokus pada kecepatan progres fisik semata, melainkan juga menaruh perhatian besar pada aspek keselamatan publik. Di sepanjang area pengerjaan, rambu-rambu pengaman dan papan peringatan bertuliskan "HATI-HATI ADA PEKERJAAN JALAN" dipasang secara jelas di titik-titik strategis. Langkah preventif ini terbukti efektif memandu para pengendara agar tetap waspada dan menurunkan laju kendaraan saat melintas.


Mantapnya jalur penghubung antar-kabupaten/kota ini tidak lepas dari sentuhan pengawasan melekat yang dilakukan oleh PPK 2.1 BPJN Sumatra Barat, Zulfikar Kurniawan, S.T., M.T. Ia menegaskan bahwa transparansi, komunikasi intensif dengan kontraktor, serta kedisiplinan dalam menjaga kualitas aspal menjadi prioritas utama timnya di lapangan.


"Kami terus bersinergi dan berkoordinasi erat dengan PT Tri Jaya Putra agar setiap tahapan pengerjaan berjalan presisi. Target kami jelas, yaitu menghadirkan akses jalan nasional yang tidak hanya mulus, tetapi juga menjamin keselamatan tingkat tinggi bagi seluruh pengguna jalan," ujar Zulfikar Kurniawan.


Berkat sinergi yang berjalan harmonis ini, wajah jalan nasional lintas Padang–Sawahlunto kini jauh lebih rapi dan kokoh. Perubahan signifikan ini pun langsung memicu gelombang apresiasi dari para pengguna jalan, khususnya mereka yang setiap hari menggantungkan hidupnya di jalur urat nadi tersebut.


Para sopir truk ekspedisi dan angkutan barang lintas kota/provinsi mengaku sangat terbantu dengan performa pengerjaan yang dilakukan di lapangan. Roni (42), seorang sopir truk ekspedisi rute Padang–Jambi yang kerap membawa muatan berat, mengungkapkan rasa leganya saat melintasi jalur yang kini sudah mulus. Menurutnya, kualitas pengaspalan yang presisi membuat perjalanan jauh lebih aman bagi kendaraan bertonase besar.


"Dulu jalur ini cukup menguras stamina dan bikin waswas karena ada beberapa titik yang bergelombang. Bagi kami yang membawa muatan berat, jalan kupak-kapik itu taruhannya suspensi truk cepat rusak atau risiko terbalik. Sekarang, aspalnya mulus dan padat. Kami sangat mengapresiasi kontraktor dan pengawas yang bekerja keras di lapangan," ujar Roni saat ditemui di salah satu tempat istahat di kawasan Sawahlunto.


Apresiasi senada juga disampaikan oleh para sopir angkutan logistik pangan lokal. Menurut mereka, pengerjaan proyek yang tertib dan penyediaan rambu-rambu yang jelas di area proyek sangat membantu meminimalisir risiko kecelakaan, terutama saat melintas di malam hari atau cuaca berkabut.


Kelancaran jalur Padang–Sawahlunto ini terbukti tidak hanya memangkas waktu tempuh operasional logistik, tetapi juga menekan biaya perawatan armada angkutan barang. Berkat aspal kokoh hasil sinergi nyata ini, mobilitas urat nadi perekonomian Sumatra Barat kini berkenyut jauh lebih cepat, efektif, dan aman bagi semua.


Berkat aspal kokoh hasil sinergi nyata ini, mobilitas urat nadi perekonomian Sumatra Barat kini berdenyut jauh lebih cepat, efektif, dan aman bagi semua.


​Komitmen yang ditunjukkan oleh PPK 2.1 BPJN Sumatra Barat bersama PT Tri Jaya Putra ini diharapkan dapat terus dipertahankan hingga seluruh target preservasi rampung seratus persen. Ke depan, pemeliharaan infrastruktur jalan yang konsisten akan menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas distribusi logistik nasional di wilayah Sumatra Barat.


​Masyarakat dan para pelaku usaha transportasi kini dapat bernapas lega, sekaligus menaruh harapan besar agar standardisasi pengerjaan jalan yang tinggi, transparan, dan mengutamakan keselamatan seperti ini dapat menjadi percontohan bagi proyek-proyek pembangunan infrastruktur lainnya di ranah Minang.  (And) 

×
Berita Terbaru Update