PADANG - Bencana banjir yang melanda Kota Padang beberapa hari terakhir meninggalkan jejak pilu, terutama bagi warga di Perumahan Kubu Utama, Tabing Banda Gadang. Menunjukkan kedekatan dan kepeduliannya, Mastilizal Aye, Wakil Ketua DPRD Kota Padang, pada hari itu turun langsung menembus genangan air keruh menggunakan perahu karet untuk menyentuh hati dan memastikan bantuan sampai kepada masyarakat terdampak.
Dalam video peninjauan yang diunggah, terlihat air berwarna cokelat pekat menggenangi permukiman hingga sepinggang orang dewasa, bahkan hampir menenggelamkan beberapa kendaraan. Di tengah situasi yang mencemaskan, Mastilizal Aye terlihat tenang namun sigap, mengenakan rompi tanggap bencana, berlayar di atas perahu oranye yang didayung oleh tim relawan.
Perumahan Kubu Utama di Tabing Banda Gadang, menurut beliau, adalah wilayah yang selalu menjadi langganan banjir setiap kali hujan deras turun. "Ini adalah persoalan yang selalu terjadi setiap kali hujan," ujar Mastilizal, menyoroti urgensi penanganan jangka panjang di lokasi tersebut.
Namun, fokus utama saat ini adalah mitigasi dan bantuan darurat. Beliau memastikan bahwa BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) telah diinstruksikan untuk bergerak cepat.
"Alhamdulillah, BPBD juga sudah turun ke bawah, dan memasok stok makanan kepada masyarakat," tegasnya.
Dalam interaksinya dengan warga, Wakil Ketua DPRD ini tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga semangat dan informasi penting. Ketika melintasi sebuah rumah panggung yang terendam, beliau sempat berteriak menanyakan kondisi warga yang berada di lantai atas dan memastikan kebutuhan makanan mereka. "Nanti, Pak, nanti kita pasok, Pak, sabar, Pak!" jawabnya kepada seorang warga yang menanyakan kebutuhan logistik.
Beliau juga menyampaikan imbauan serius terkait prediksi cuaca. "Kita harus terus waspada karena menurut informasi BMKG, sampai tanggal 27, situasi juga akan seperti ini," katanya, menekankan pentingnya kesiapsiagaan diri bagi seluruh masyarakat Kota Padang, khususnya yang tinggal di daerah rawan banjir.
Mastilizal Aye menegaskan bahwa peninjauan ini bertujuan untuk memantau situasi secara menyeluruh dan mengumpulkan data perkembangan di lapangan. Data tersebut akan segera diserahkan dan dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota Padang untuk memastikan langkah-langkah penanganan yang lebih cepat dan terencana, baik itu evakuasi maupun distribusi bantuan.
"Kita berharap banjir ini segera surut dan masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa kembali," pungkasnya, sembari terus memantau setiap sudut permukiman yang terendam. (And)
