PADANG - Tujuh hari pasca tangisan Sungai Kuranji memuntahkan amarahnya, luka mendalam masih membekas di tubuh Kota Padang. Kamis (4/12/2025), Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, turun langsung ke jantung kerusakan, didampingi oleh Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, Noor Achmad, dalam sebuah peninjauan yang penuh empati.
Titik fokus kunjungan ini adalah kawasan Guo, yang terletak di Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji area yang dihantam paling keras oleh ganasnya banjir bandang pada Jumat kelabu, 28 November 2025 lalu.
Banjir bandang, yang dikategorikan sebagai bencana hidrometeorologi, telah menyisakan pemandangan pilu di Guo. Reruntuhan material, sisa-sisa perabotan rumah tangga yang bercampur lumpur tebal, dan ekspresi wajah warga yang masih diselimuti duka menjadi latar belakang peninjauan tersebut. Kerusakan di lokasi ini dilaporkan cukup parah, meninggalkan banyak keluarga dalam keadaan kehilangan dan membutuhkan uluran tangan segera.
“Ini bukan hanya soal infrastruktur yang rusak, ini soal mimpi-mimpi warga yang tersapu air bah,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat yang ikut mendampingi Wawako Maigus Nasir.
Keterlibatan Ketua Baznas RI, Noor Achmad, dalam peninjauan ini memberikan sinyal kuat adanya dukungan nasional untuk percepatan pemulihan. Baznas diharapkan dapat menjadi motor penggerak bantuan kemanusiaan, terutama dalam penyaluran donasi dan program rehabilitasi bagi korban terdampak.
Kunjungan gabungan ini menegaskan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga amil zakat dalam menghadapi krisis.
Wakil Wali Kota Maigus Nasir memastikan bahwa Pemkot Padang akan terus berupaya maksimal dalam penanganan pasca-bencana, mulai dari pembersihan sisa material hingga pendataan kerugian secara komprehensif.
Sementara itu, Baznas RI di bawah kepemimpinan Noor Achmad, berfokus pada upaya cepat tanggap untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, sekaligus merencanakan program pemulihan jangka panjang agar masyarakat di Kuranji dapat kembali bangkit dan menata kehidupan mereka.
Peninjauan ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dan terstruktur dalam upaya bersama mengembalikan senyum dan harapan di kawasan Guo yang kini tengah berjuang bangkit dari trauma banjir bandang terparah. (And)
