PADANG, SUMATERA BARAT - Tangkapan kamera pada Rabu, 3 Desember 2025, bukan hanya merekam sebuah momen, tetapi juga sebuah janji kemanusiaan yang ditepati. Di bawah tenda darurat yang sederhana, di tengah rimbunnya alam yang baru saja dicabik-cabik oleh amukan air, berdirilah tegak sekelompok orang yang memiliki satu misi, meringankan beban sesama. Mereka adalah keluarga besar PAJERO INDONESIA FAMILY (PIF) Andalas Raya Chapter (ARC).
Bencana banjir bandang yang melanda wilayah Sumatera Barat menjelang akhir tahun 2025 telah meninggalkan luka mendalam. Khususnya di daerah pinggiran Kota Padang seperti Gunung Nago, Batu Busuk, dan Pasar Baru, kerusakan infrastruktur dan kerugian material telah membuat banyak keluarga terpaksa mengungsi di posko-posko sementara.
Melihat kondisi memprihatinkan ini, semangat “Warga Bantu Warga” menjadi panggilan yang tak terbendung bagi PIF ARC. Dipimpin oleh sosok yang enerjik, Deni Masriyaldi selaku Ketua Chapter, tim relawan ini bergerak cepat, mengumpulkan donasi dan logistik dari seluruh anggota.
“Ini bukan sekadar klub mobil, ini adalah keluarga. Saat saudara kita berduka, mesin Pajero kami tidak bisa diam di garasi,” ujar Deni Masriyaldi, sambil menahan rasa haru di tengah hiruk-pikuk posko, tangannya sibuk mengarahkan pembagian logistik.
Dalam area posko, tumpukan kardus berisi kebutuhan pokok menjadi pemandangan utama. Makanan instan, minuman kemasan, dan perlengkapan lainnya menumpuk sebagai simbol nyata dari kepedulian. Para anggota PIF ARC, sebagian besar mengenakan seragam hitam dengan logo komunitas, berinteraksi langsung dengan pengungsi dan koordinator posko.
Di Posko Induk Warga Bantu Warga, suasana haru bercampur optimisme terasa kental. Bantuan yang disalurkan bukan hanya sebatas barang, tetapi juga energi positif. Wajah-wajah tim PIF ARC memancarkan kehangatan saat menyerahkan bantuan kepada warga. Mereka tak hanya menyerahkan bantuan di satu titik, namun berjuang mencapai tiga lokasi terdampak utama Gunung Nago, Batu Busuk, dan Pasar Baru memastikan bantuan tersebar merata.
Aksi ini menegaskan kembali filosofi yang diusung oleh PIF, bahwa kekuatan sebuah komunitas sejati diukur dari seberapa besar mereka mampu memberi manfaat kepada lingkungan sekitar, melebihi sekadar hobi otomotif.
Semoga semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh Pajero Indonesia Family Andalas Raya Chapter ini menjadi inspirasi dan pengingat bahwa dalam setiap musibah, selalu ada tangan-tangan yang siap terulur untuk membangun kembali harapan. (And/Mukthi)
