PADANG – Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, melaksanakan kegiatan Reses masa sidang I tahun 2026 di Masjid Almanar, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Senin (5/1). Pertemuan ini menjadi ajang bagi warga untuk menyampaikan berbagai keluhan, dengan isu penanganan banjir sebagai aspirasi utama.
Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Koto Tangah, Lurah Dadok Tunggul Hitam, dan Wakil Ketua LPM. Selain itu, tampak hadir jajaran Ketua RW dan RT se-Kelurahan Dadok Tunggul Hitam beserta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sesi diskusi, warga secara bergantian menyampaikan usulan pembangunan wilayah. Persoalan banjir menjadi sorotan tajam mengingat kondisi geografis beberapa titik di Koto Tangah yang rawan genangan. Warga mendesak pemerintah untuk segera melakukan:
* Normalisasi sungai guna meningkatkan daya tampung air.
* Perbaikan dan pembangunan drainase yang lebih terintegrasi.
* Betonisasi jalan lingkungan untuk meningkatkan aksesibilitas warga.
* Bantuan bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) guna mendukung ketahanan pangan keluarga.
Menanggapi rentetan usulan tersebut, Muharlion yang juga merupakan mantan Ketua DPD PKS Kota Padang ini menegaskan komitmennya untuk menampung seluruh masukan warga. Ia menjelaskan bahwa pihak legislatif akan melakukan pemilahan terhadap usulan yang masuk.
“Semua usulan kami data dan akan kami pilah. Untuk program yang sifatnya mendesak atau bisa ditangani dengan cepat, kami akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Padang agar ada tindakan nyata di lapangan,” ujar Muharlion.
Sementara itu, untuk program pembangunan jangka panjang, ia mengingatkan warga mengenai pentingnya kelengkapan administrasi sesuai regulasi yang berlaku.
“Untuk usulan jangka panjang, kami membutuhkan proposal resmi dari warga sebagai dasar hukum. Nantinya, setiap usulan tersebut akan kami perjuangkan di lembaga dewan agar masuk dalam penganggaran daerah,” tutupnya. (And)
