PASAMAN BARAT – Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., menegaskan komitmen jajarannya dalam memberikan respons cepat terhadap setiap gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Hal ini menyusul penanganan dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama yang terjadi di Tampunik, Nagari Mudik Labuah, Kecamatan Kinali.
Kapolres menyampaikan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk kehadiran negara dalam menjamin rasa aman warga.
Menurut AKBP Agung Tribawanto, penanganan kasus di Kinali bermula dari laporan warga melalui layanan "hotline" bebas pulsa 110. Tak berselang lama setelah laporan masuk, personel Polsek Kinali langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.
"Personel di lapangan bergerak cepat ke TKP untuk meredam potensi konflik agar tidak meluas. Ini adalah implementasi dari komitmen kami untuk selalu siaga merespons aduan masyarakat dengan efektif," ujar AKBP Agung Tribawanto, Kamis (9/4/2026).
Meskipun saat petugas tiba di rumah korban, Muharnis (56), para terduga pelaku sudah meninggalkan lokasi, Kapolres memastikan bahwa situasi Kamtibmas di wilayah tersebut langsung berhasil dikendalikan hingga tetap aman dan kondusif.
AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa proses hukum terhadap para terlapor, termasuk pria berinisial SL (54) dkk, akan dikawal secara profesional. Saat ini, kasus tersebut sudah dalam tahap penyidikan oleh Satreskrim Polres Pasaman Barat berdasarkan Laporan Polisi Nomor. "LP/B/81/IV/2026".
"Langkah-langkah hukum mulai dari olah TKP, pemeriksaan saksi, hingga visum terhadap korban sudah dilakukan. Saya pastikan perkara ini ditangani dengan serius oleh Satreskrim sesuai dengan koridor hukum yang berlaku," tegasnya.
Di akhir keterangannya, perwira menengah dengan melati dua di pundak ini mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dalam menyelesaikan perselisihan. Ia mendorong warga untuk terus mempercayakan penanganan perkara kepada pihak kepolisian dan aktif melaporkan potensi gangguan keamanan.
"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas lingkungan. Manfaatkan layanan 110 atau Mapolsek terdekat. Sinergi antara masyarakat dan Polri adalah kunci utama terciptanya keamanan yang berkelanjutan di Pasaman Barat," tutupnya. (And)
