PADANG - 9 APRIL 2026 -Mengalirnya waktu selama 113 tahun telah memahat Kabupaten Solok menjadi daerah yang kokoh dengan akar tradisi yang kuat dan pucuk inovasi yang terus bertumbuh. Momentum bersejarah ini memicu gelombang apresiasi dari berbagai tokoh lintas sektor, termasuk dari dunia kesehatan.
Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, secara khusus menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangganya atas pencapaian kabupaten yang berjuluk "Bumi Markisah" tersebut. Menurutnya, usia 113 tahun adalah sebuah pembuktian tentang daya tahan dan semangat juang masyarakatnya.
Tahun ini, perayaan yang jatuh pada 9 April 2026 tersebut mengusung tema sentral. "Bekerja, Berkarya, dan Semakin Berdampak." Dr. Dovy Djanas menilai tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan panggilan jiwa bagi setiap elemen pembangunan, termasuk institusi kesehatan yang dipimpinnya.
"Bekerja dan berkarya adalah kewajiban, namun menjadi 'berdampak' adalah sebuah kemuliaan. Kami di RSUP Dr. M. Djamil turut merasakan semangat ini sebagai dorongan untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Solok dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," ujar Dr. Dovy dalam pesan khidmatnya.
Sejarah mencatat bahwa langkah pertama Kabupaten Solok dimulai pada 9 April 1913. Melintasi berbagai zaman, dari masa kolonial hingga era digital kabupaten ini tetap mampu menjaga keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan pelestarian nilai-nilai kearifan lokal.
Dr. Dovy Djanas menambahkan bahwa hubungan antara Kota Padang, tempat RSUP Dr. M. Djamil berdiri, dengan Kabupaten Solok merupakan simbiosis yang tak terpisahkan. Akselerasi pembangunan di Solok secara langsung memberikan kontribusi bagi kemajuan Provinsi Sumatera Barat secara umum.
Melalui momentum ini, diharapkan Kabupaten Solok terus menjadi daerah yang inovatif dan inklusif. Perayaan ke-113 ini diharapkan menjadi pijakan untuk melahirkan karya-karya baru yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat hingga ke pelosok nagari.
"Selamat Hari Jadi ke-113 Kabupaten Solok. Teruslah bertumbuh menjadi daerah yang mandiri, sejahtera, dan selalu memberikan dampak positif bagi kemanusiaan," tutupnya.
(And)
