PADANG - 17 APRIL 2026 - Gerbong mutasi besar-besaran kembali bergerak di tubuh Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar). Di bawah komando Kapolda Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, penyegaran organisasi ini tidak hanya sekadar rotasi rutin, melainkan sebuah langkah strategis untuk memperkuat lini operasional dan penegakan hukum di seluruh wilayah hukum ranah minang.
Melalui dua Surat Telegram rahasia, "ST/237/IV/KEP./2026" dan "ST/238/IV/KEP./2026" tertanggal 15 April 2026, ratusan personel mulai dari perwira menengah hingga bintara dan PNS Polri bersiap menempati pos pengabdian yang baru.
Wilayah hukum "Polres Solok Kota" menjadi salah satu titik sentral dalam perubahan kali ini. Sosok Iptu Asphari Wahyu Siregar, yang sebelumnya mengasah taring di Satlantas Polres Pesisir Selatan, kini dipercaya memegang tongkat komando sebagai "Kasat Lantas Polres Solok Kota". Ia menggantikan Iptu Akbar Kharisma Tanjung yang ditarik ke Mapolda untuk memperkuat Ditlantas.
Sektor penegakan hukum di Solok Kota pun mendapat napas baru. Iptu Daslucky Okyusran, yang sebelumnya menjabat Kapolsek Bukit Sundi, kini mengemban amanah berat sebagai "PS Kasat Reskrim". Ia menggantikan AKP Oon Kurnia Ilahi yang kini beralih tugas ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumbar.
Pergeseran ini menciptakan efek domino di tingkat sektor, Iptu Maihendri yang semula Kapolsek Payung Sekaki bergeser mengisi posisi Kapolsek Bukit Sundi, sementara posisi yang ditinggalkannya diisi oleh Iptu Andi Rayandri Putra.
Bergeser ke "Polres Solok (Arosuka)", lini reserse kini dipimpin oleh Iptu Albeth Salomo Sinulaki, seorang perwira yang sebelumnya berjibaku di Subdit 1 Ditreskrimum Polda Sumbar. Ia menggantikan AKP Efrian Mustaqim Batiti.
Sementara itu, di "Solok Selatan", terjadi rotasi internal yang cukup unik. Jabatan Kasat Intelkam kini diisi oleh AKP Defri Irawan, yang sebelumnya menjabat Kasipropam. Sebaliknya, posisi Kasipropam kini dipercayakan kepada Iptu Azwar Zamzami. Di sisi lain, AKP Muhammad Yogie Biantoro resmi menduduki kursi Kasat Reskrim Solok Selatan, membawa pengalaman dari pesisir selatan untuk memperkuat penegakan hukum di wilayah tersebut.
Gelombang mutasi ini juga menyisir kota-kota besar lainnya. Di "Polresta Bukittinggi", AKP Wiko Satria Afdal hadir sebagai PS Kasat Reskrim yang baru. Di "Pasaman Barat", Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata resmi memimpin Satreskrim menggantikan Iptu Habib Fuad Alhafsi yang menempuh jalur akademik di S2-PTIK.
Tak hanya rotasi, Surat Telegram ini juga menjadi momentum pengukuhan bagi sejumlah perwira yang selama ini berstatus Pejabat Sementara (PS). Di antaranya adalah AKP Ramadani yang kini definitif menjabat "Kabag SDM Polresta Padang", serta beberapa Kasat di Padang Panjang, 50 Kota, dan Pariaman.
Bukan sekadar perpindahan meja kerja, mutasi ini merupakan pengejawantahan dari visi Kapolda Sumbar untuk menciptakan organisasi yang dinamis. Karo SDM Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, menekankan bahwa seluruh personel memiliki waktu "14 hari" untuk melakukan serah terima jabatan dan segera beradaptasi dengan lingkungan baru.
Para pejabat baru juga diingatkan untuk menjaga integritas fisik dengan melakukan pemeriksaan kesehatan (Rikkes) menyeluruh, memastikan bahwa mereka siap bertempur di garis depan pelayanan masyarakat sejak hari pertama menjabat. Dengan wajah-wajah baru di posisi kunci, publik Sumatera Barat menaruh harapan besar pada peningkatan keamanan dan ketertiban di wilayah mereka masing-masing.
(And)
