-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Dr. Dovy Djanas, Penerapan Unit Cost RSUP Dr. M. Djamil Dorong Budaya Kerja Efisien

09 Mei 2026 | 09 Mei WIB Last Updated 2026-05-09T07:17:27Z

Gambar, ist


PADANG – Penerapan sistem "unit cost" atau perhitungan biaya per unit layanan di RSUP Dr. M. Djamil Padang kini tidak hanya menjadi instrumen finansial, tetapi juga motor penggerak transformasi budaya kerja. Hal ini ditegaskan oleh Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, saat menerima kunjungan "benchmarking" dari PT Bundamedik Tbk (BMHS Group), Jumat (8/5).


Menurut dr. Dovy, skema yang telah diimplementasikan sejak November tahun lalu tersebut menuntut seluruh jajaran rumah sakit untuk bekerja lebih terukur dan berbasis data.


Dalam sesi diskusi yang berlangsung di RSU Bunda Padang, dr. Dovy menjelaskan bahwa dengan adanya "unit cost", setiap komponen layanan kesehatan memiliki struktur biaya yang jelas. Hal ini memungkinkan manajemen untuk memetakan area mana saja yang memerlukan optimalisasi.


“Penerapan "unit cost" ini mendorong perubahan budaya kerja di lingkungan rumah sakit. Fokus kami adalah efisiensi layanan dan penguatan tata kelola berbasis data. Dengan sistem ini, kita dapat mengendalikan potensi pemborosan sekaligus memastikan kualitas pelayanan kepada pasien tetap pada level optimal,” ujar dr. Dovy.


Selain dampak internal, dr. Dovy menekankan bahwa tujuan akhir dari transformasi ini adalah kemudahan bagi masyarakat. Penggunaan skema tarif paket standar diharapkan mampu menghilangkan kebingungan pasien terkait rincian biaya.


“Kami ingin menghadirkan sistem pembiayaan yang lebih transparan dan mudah dipahami. Masyarakat membutuhkan kepastian, dan "unit cost" adalah jawaban kami untuk memberikan layanan yang akuntabel,” tambahnya.


Transformasi ini turut didukung oleh penguatan sistem informasi melalui Instalasi SIMRS. Data-data yang dihasilkan dari "unit cost" diintegrasikan ke dalam ekosistem digital untuk memudahkan pengawasan dan pengambilan kebijakan secara cepat oleh jajaran direksi.


Langkah inovatif RSUP Dr. M. Djamil ini pun mendapat apresiasi dari pihak PT Bundamedik Tbk. Komisaris Independen BMHS Group, drg. Arianti Anaya, MKM, menilai kepemimpinan dr. Dovy dalam mengawal sistem ini menjadikan RSUP Dr. M. Djamil sebagai salah satu rumah sakit pemerintah yang paling progresif dalam hal manajemen pembiayaan.


“Pengelolaan "unit cost" yang matang akan menentukan keberlanjutan sebuah rumah sakit di masa depan. Apa yang dilakukan RSUP Dr. M. Djamil saat ini adalah referensi penting bagi industri kesehatan di Indonesia,” pungkas Arianti.   (And) 

×
Berita Terbaru Update