SIJUNJUNG – Upaya percepatan preservasi jalan pada ruas Muaro Kalaban – Kiliran Jao oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat mendapat respons positif dari para pengguna jalan. Para pengemudi bus lintas provinsi dan angkutan travel yang setiap hari melintasi jalur tersebut menyatakan apresiasinya atas perbaikan yang sedang berlangsung.
Kondisi jalan yang sebelumnya dihiasi lubang di beberapa titik kini mulai terlihat mulus berkat pengerjaan intensif di bawah koordinasi Kepala Satker PJN Wilayah II Sumbar, Masudi, ST., MT., dan pengawasan PPK 2.2, Dhani Asri, ST.
Salah seorang pengemudi bus antar kota antar provinsi (AKAP) mengungkapkan bahwa perbaikan ini sangat berdampak pada efisiensi waktu tempuh dan biaya perawatan armada.
"Dulu kami harus ekstra waspada karena lubang bisa merusak suspensi dan ban. Sekarang dengan adanya pembongkaran lapisan Kelas A dan pengaspalan ulang (CAP), perjalanan jadi jauh lebih nyaman. Kami sangat mengapresiasi langkah cepat dari pihak jalan nasional," ujarnya saat ditemui di salah satu titik peristirahatan, (6/5).
Senada dengan itu, pengemudi travel rute Padang – Dharmasraya juga merasa lebih aman saat membawa penumpang, terutama pada malam hari atau kondisi hujan.
BPJN Sumbar memang menargetkan preservasi ini untuk menjaga kemantapan jalan nasional secara berkelanjutan. Penggunaan teknologi "Cement Asphalt Pavement (CAP)" di ruas ini dinilai tepat untuk menghadapi beban kendaraan logistik yang padat di jalur lintas tengah tersebut.
Pihak Satker PJN Wilayah II menegaskan bahwa pengerjaan ini dilakukan dengan standar pengawasan yang ketat guna memastikan kualitas aspal bertahan lama. Hal ini selaras dengan komitmen Kementerian PUPR untuk memberikan layanan infrastruktur yang prima bagi masyarakat.
Meski pengerjaan telah mencapai progres yang signifikan, para pengemudi diharapkan tetap mematuhi rambu-rambu peringatan di lokasi proyek. Sinergi antara pemerintah yang menyediakan jalan layak dan pengemudi yang tertib berlalu lintas diharapkan mampu meminimalisir angka kecelakaan di wilayah Sumatera Barat. (And)


