SUMATERA BARAT - 5 MEI 2026 - Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Bina Marga terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur jalan di wilayah Sumatera Barat. Langkah nyata ini terlihat pada pelaksanaan proyek Preservasi Jalan Surian - Sipang Padang Aro, yang tidak hanya memperbaiki akses fisik tetapi juga menjadi angin segar bagi kelancaran mobilitas serta pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Proyek yang didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 ini menelan biaya kontrak sebesar Rp 29.784.277.000,00 dan telah resmi berjalan sejak penandatanganan kontrak pada 23 Februari 2026.
Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai standar teknis dan memberikan hasil yang maksimal, proyek ini melibatkan sejumlah pihak profesional:
Penyedia Jasa: PT. Lawang Agung
Konsultan Supervisi: PT. Dwi Karsa Envacotama KSO PT. Cipta Strada KSO. PT. Laras Sembada
Nomor Kontrak: EP-01KH8HQN1Y3008S9ANJ00HMNDD
Masa Pelaksanaan: 312 Hari Kalender
Masa Pemeliharaan: 365 Hari Kalender
Saat ini, pengerjaan di lapangan terus dikebut, mencakup perbaikan struktur jembatan serta pembangunan drainase di sisi jalan untuk mencegah genangan dan kerusakan lebih lanjut. Pihak pelaksana juga telah memasang rambu-rambu peringatan keselamatan di sekitar lokasi pekerjaan, seperti “Hati-Hati! Ada Pekerjaan Jalan” dan “Hati-Hati! Ada Tumpukan Material”, guna memastikan keamanan para pengendara yang melintas.
Kelancaran pelaksanaan preservasi ini berada di bawah pengawasan langsung para pimpinan teknis yang berdedikasi, yaitu, Masudi – Kepala Satker PJN Wilayah II Provinsi Sumatera Barat dan, Rai Fraja Novfandro, ST., M.Sc. (PPK 2.5).
Pekerjaan preservasi ini disambut hangat oleh masyarakat dan para sopir yang mengandalkan jalur Surian - Sipang Padang Aro sebagai urat nadi transportasi logistik mereka.
Bapak Yanto (42), salah seorang sopir angkutan barang yang rutin melewati jalur tersebut, mengungkapkan rasa syukurnya atas perbaikan infrastruktur ini:
"Kami sangat bersyukur dengan adanya perbaikan ini. Akses jalan yang nantinya lebih mulus dan jembatan yang lebih aman tentu akan sangat membantu mempercepat waktu tempuh kami, sekaligus mengurangi risiko kerusakan pada kendaraan. Terima kasih kepada pemerintah yang tanggap merespons kebutuhan warga."
Hal senada juga disampaikan oleh tokoh masyarakat setempat. Dengan adanya perbaikan saluran air (drainase) dan preservasi jalan yang menyeluruh, warga berharap mobilitas ekonomi serta pengiriman hasil bumi dapat berjalan lebih lancar tanpa hambatan, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (And)
