-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Mastilizal Aye, Konsistensi Sang Politisi Akar Rumput di Tengah Dinamika Kota Padang

15 Mei 2026 | 15 Mei WIB Last Updated 2026-05-15T01:24:09Z


PADANG - 14 MEI 2026 - Di tengah riuh rendah dinamika politik di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, sosok Mastilizal Aye, S.H., Wakil Ketua DPRD Kota Padang periode 2024-2029, tetap menunjukkan jati dirinya sebagai politisi yang konsisten. Dikenal dengan pembawaan yang rendah hati namun tegas dalam urusan rakyat, kader Partai Gerindra ini terus mengukuhkan posisinya sebagai penyambung lidah konstituen yang efektif.


Memasuki Mei 2026, Mastilizal kembali turun ke lapangan melalui Reses Masa Sidang III. Dalam kunjungannya ke wilayah Nanggalo dan SMAN 5 Padang, ia tidak hanya sekadar duduk mendengar, tetapi berdialog langsung mengenai persoalan pendidikan dan sosial.


Salah satu isu krusial yang ia suarakan adalah darurat perundungan (bullying) di sekolah. Ia menekankan bahwa pengawasan terhadap anak bukan hanya tanggung jawab guru, melainkan memerlukan peran aktif orang tua di rumah.


Perjalanan karier Mastilizal sering kali menjadi inspirasi bagi warga Kota Padang. Sebelum menjabat di DPRD, ia pernah menjalani hidup sebagai sopir angkot. Pengalaman pahit manis di jalanan itulah yang membentuk karakternya menjadi sosok yang peka terhadap isu-isu ekonomi kecil dan infrastruktur publik.


"Beliau itu rendah hati karena tahu rasanya berjuang dari bawah, tapi kalau sudah bicara soal anggaran untuk rakyat, beliau sangat tegas," ujar salah seorang warga di Dapilnya.


Saat ini, sebagai Wakil Ketua DPRD, Mastilizal juga memegang peran vital dalam fungsi pengawasan keuangan daerah. Pada awal 2025 lalu, ia mengawal ketat proses pemeriksaan interim oleh BPK Sumbar terhadap laporan keuangan pemerintah kota. Langkah ini ia ambil untuk memastikan bahwa tata kelola pemerintahan tetap berada pada jalur yang benar (on the track) demi kepentingan masyarakat luas.


Di saat banyak politisi terjebak dalam rutinitas administratif, Mastilizal Aye tetap konsisten mempraktikkan "politik kehadiran". Kehadirannya di tengah masyarakat bukan hanya untuk mencari suara saat pemilu, melainkan bentuk pertanggungjawaban moral atas amanah yang ia emban sebagai Sarjana Hukum dan wakil rakyat.


Hingga pertengahan tahun 2026 ini, Mastilizal Aye tetap menjadi figur sentral di DPRD Kota Padang, seorang pemimpin yang membuktikan bahwa integritas dan kedekatan dengan rakyat adalah kunci utama dalam menghadapi derasnya arus dinamika politik perkotaan.


Pada akhirnya, seluruh kerja keras di kursi legislatif bagi Mastilizal Aye bermuara pada satu tujuan, kesejahteraan warga Kota Padang. Baginya, jabatan Wakil Ketua DPRD hanyalah instrumen untuk memberikan pengabdian yang lebih luas. Kedekatannya dengan masyarakat bukan sekadar pencitraan politik, melainkan wujud kepedulian tulus dari seorang pemimpin yang merasakan langsung denyut nadi kehidupan rakyatnya.


​"Urusan warga adalah urusan saya. Tidak boleh ada suara masyarakat yang tersumbat, apalagi terkait hak dasar seperti pendidikan dan infrastruktur," tegasnya dalam sebuah kesempatan.


​Komitmen ini menjadikan Mastilizal Aye bukan hanya sekadar pejabat publik, tetapi juga sandaran bagi warga yang merindukan sosok pemimpin yang mau mendengar, peduli, dan berani berbuat. Di bawah pengawalannya, masyarakat menaruh harapan besar agar Kota Padang menjadi tempat yang lebih aman, adil, dan sejahtera bagi semua lapisan.  (And) 

×
Berita Terbaru Update