PADANG - 5 MEI 2026 - Pemilihan Ketua Ikatan Alumni SMAN 5 Padang (IKASMANLI) yang berlangsung pada Minggu, 3 Mei 2026, menyita perhatian berbagai pihak. Proses yang berakhir dengan terpilihnya Defri Nasli melalui musyawarah mufakat ini dinilai sebagai teladan kedewasaan berdemokrasi.
Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, memberikan apresiasi tinggi terhadap jalannya proses pemilihan tersebut. Menurutnya, langkah yang diambil oleh para kandidat merupakan cerminan nyata dari nilai-nilai luhur budaya bangsa.
Pemilihan Ketua IKASMANLI tahun ini berjalan cukup dinamis. Sebelum hari pemilihan, dua sosok anak muda, yakni Defri Nasli dan Syafizal (Ijal), telah berjuang keras menggalang dukungan dari berbagai angkatan dan membentuk tim pemenangan masing-masing. Persaingan bahkan terasa hingga menit-menit terakhir menjelang pembacaan Tata Tertib (Tatib) pemilihan.
Namun, ketegangan tersebut mencair pada momen krusial. Saat para pemilik suara (voter) bersiap memberikan suaranya, Syafizal mengambil langkah ksatria. Setelah bermusyawarah secara langsung, ia memberikan kesempatan kepada seniornya, Defri Nasli, untuk memimpin IKASMANLI pada periode mendatang.
Langkah ini disambut dengan kelegaan oleh seluruh pemilih yang hadir di SMAN 5 Padang.
Menanggapi peristiwa tersebut, Mastilizal Aye menekankan pentingnya mengutamakan persatuan di atas kepentingan pribadi atau kelompok. Ia menyebut momen ini sebagai bukti bahwa demokrasi tidak selalu harus berujung pada perpecahan.
"Demokrasi kita adalah musyawarah untuk mufakat. Ini adalah contoh yang luar biasa. Demokrasi tanpa kotak-kotak dan tanpa warna,"* ujar Mastilizal Aye.
Dengan terpilihnya kepengurusan yang baru, Mastilizal berharap IKASMANLI dapat terus menjadi wadah pemersatu seluruh alumni SMAN 5 Padang dan diisi oleh generasi terbaik yang siap membawa kemajuan bagi almamater dan masyarakat. (And)
