PADANG – Komitmen Pemerintah Kota Padang dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus diperkuat melalui berbagai program edukasi kepada generasi muda. Salah satunya melalui kegiatan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang akan diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang pada Juli 2026 mendatang.
Kepala Bidang Olahraga Dispora Kota Padang, Adlin Gusmar, S.Sos mengungkapkan bahwa pihaknya telah menunjuk Ketua Lembaga Anti Narkotika (LAN) Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang, sebagai salah satu pemateri utama dalam kegiatan yang akan digelar di "Youth Center Kota Padang" tersebut.
Menurut Adlin, kegiatan yang mengusung tema "Pemuda Kota Padang Bebas dari Narkotika" itu bertujuan membangun kesadaran dan ketahanan generasi muda terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika yang saat ini semakin mengkhawatirkan.
"Kami meminta langsung Ketua LAN Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang, untuk menjadi pemateri dalam kegiatan ini. Kami menilai beliau memiliki pengalaman yang sangat baik dalam memberikan edukasi dan sosialisasi bahaya narkotika kepada masyarakat, khususnya kalangan generasi muda," ujar Adlin kepada media, Sabtu (6/6/2026), di kawasan Teratai GOR H. Agus Salim Padang.
Alasan Penunjukan Firman Sikumbang
Adlin menjelaskan, penunjukan Firman Sikumbang bukan tanpa alasan. Selama ini, Ketua LAN Sumbar tersebut dikenal aktif melakukan sosialisasi dan penyuluhan anti narkotika di berbagai daerah di Sumatera Barat, mulai dari lingkungan sekolah, organisasi kepemudaan, komunitas masyarakat hingga lembaga pemerintahan.
"Kami sudah beberapa kali menyaksikan secara langsung bagaimana cara beliau menyampaikan materi. Penyampaiannya komunikatif, mudah dipahami, dan mampu menggugah kesadaran peserta tentang bahaya narkotika. Karena itu kami merasa beliau sangat tepat untuk menjadi pemateri dalam kegiatan ini," katanya.
Lebih lanjut, Adlin menyebutkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan Firman Sikumbang, tetapi juga sejumlah tokoh dan pemateri dari LAN Sumbar yang selama ini aktif dalam gerakan anti narkotika. Di antaranya adalah:
Drs. H. Syamsu Rahim: Dikenal sebagai praktisi pendidikan dan pemerhati sosial.
Syafri Novel (Mak Ipin Garundang): Aktif memberikan edukasi kepada masyarakat melalui pendekatan budaya dan komunikasi publik.
"Kami ingin menghadirkan narasumber yang memiliki pengalaman lapangan dan mampu menyampaikan pesan-pesan pencegahan narkotika dengan berbagai pendekatan, sehingga materi yang diterima peserta lebih mudah dipahami dan membekas," jelasnya.
Peran Strategis Pemuda dan Benteng Sosial
Sementara itu, Firman Sikumbang menyambut baik kepercayaan yang diberikan Dispora Kota Padang kepada LAN Sumbar untuk terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, peran pemuda sangat strategis dalam upaya menyelamatkan bangsa dari ancaman narkotika.
"Pemuda adalah aset bangsa dan calon pemimpin masa depan. Mereka harus dibekali dengan pengetahuan yang cukup tentang bahaya narkotika agar tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan yang negatif. Kita ingin menciptakan generasi yang sehat, produktif, dan memiliki daya saing," ujarnya.
Firman Sikumbang juga menegaskan bahwa LAN Sumbar selama ini terus mendorong upaya pencegahan berbasis masyarakat dengan melibatkan berbagai unsur:
1. Ninik Mamak dan Tokoh Adat
2. Tokoh Agama
3. Bundo Kanduang
4. Organisasi Kepemudaan
5. Lembaga Pendidikan
"Kita harus membangun benteng sosial di tengah masyarakat. Peran keluarga, adat, agama, dan lingkungan sangat penting dalam mencegah generasi muda terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkotika," tegasnya.
Melahirkan Agen Perubahan
Melalui kegiatan P4GN yang akan digelar di Youth Center Kota Padang tersebut, Dispora Kota Padang berharap dapat melahirkan agen-agen perubahan di kalangan pemuda yang mampu menjadi pelopor gerakan anti narkotika di lingkungan masing-masing.
Selain pemaparan materi, kegiatan ini nantinya juga akan diisi dengan sesi diskusi interaktif, deklarasi bersama anti-narkoba oleh perwakilan pemuda se-Kota Padang, serta penyusunan rencana aksi nyata untuk tingkat kecamatan hingga kelurahan.
Dengan semakin banyaknya pemuda yang memahami bahaya narkotika, diharapkan Kota Padang dapat menjadi salah satu daerah yang berhasil menciptakan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. (And)
