PADANG - Di tengah duka yang menyelimuti warga Kota Padang akibat hantaman banjir dan longsor, secercah harapan dan empati datang langsung dari sosok pemimpin. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Padang, Ny. Dian Puspita Fadly Amran, hadir bak malaikat penolong, menyambangi para pengungsi di Posko Evakuasi SDN 02 Cupak Tangah, Kecamatan Pauh.
Jumat (5/12/2025) menjadi hari yang berarti bagi ratusan jiwa yang terpaksa meninggalkan rumah mereka. Istri Wali Kota Padang tersebut tidak hanya datang sekadar untuk seremonial. Dengan setelan hijau toska yang teduh, Ny. Dian Puspita memimpin rombongan, membawa serta berbagai bantuan kebutuhan pokok yang sangat dinantikan.
Momen paling mengharukan terjadi ketika beliau mengambil peran lebih dari sekadar penyalur bantuan. Mengenakan masker dan jilbab yang rapi, Ny. Dian Puspita tampak membungkuk di samping ranjang darurat. Dengan penuh ketelitian, ia memasang stetoskop di telinga dan mulai memeriksa satu per satu kondisi kesehatan para pengungsi.
Ia tidak canggung menyentuh dan mendengarkan keluhan warga yang rata-rata lanjut usia, memberikan perhatian yang mendalam bagi mereka yang kesehatannya mulai menurun di tenda pengungsian. Tindakan ini memberikan pesan yang kuat, bahwa pemerintah daerah hadir tidak hanya dengan logistik, tetapi juga dengan kepedulian tulus terhadap kondisi fisik dan psikologis rakyatnya.
Di sudut posko lainnya, Ny. Dian Puspita juga terlihat duduk di balik meja, berinteraksi langsung dengan warga yang memerlukan pendataan dan konsultasi.
Kehadiran beliau, yang disambut hangat oleh para pengungsi, memberikan dorongan moral yang sangat dibutuhkan. Kunjungan ini menegaskan peran TP-PKK sebagai garda terdepan dalam aksi sosial kemanusiaan, memastikan bahwa keluarga dan kesejahteraan menjadi prioritas utama, terutama saat bencana melanda.
Aksi cepat tanggap ini diharapkan dapat meringankan beban penderitaan warga dan mempercepat proses pemulihan di lokasi yang paling terdampak oleh bencana alam di Kota Padang. (And)
