PADANG - 3 DESEMBER 2025 - Senyum hangat dan sentuhan kebapakan Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), menyapa langsung para penyintas bencana banjir dan longsor di kampung halamannya, Sumatera Barat. Kunjungan yang penuh empati ini difokuskan di Posko Evakuasi SDN 02 Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Padang, di tengah hiruk pikuk pemulihan pasca-bencana.
Mantan Panglima Kostrad yang baru dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menko Polkam pada 17 September 2025 ini tiba di lokasi dengan didampingi langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi dan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir. Kedatangan tokoh nasional asal Minang ini disambut gembira oleh ratusan warga yang masih bertahan di pengungsian.
Dalam momen yang penuh makna, Menko Polkam Djamari Chaniago tidak hanya hadir sebagai pejabat negara, tetapi juga sebagai seorang kakek. Sembari membagikan bantuan logistik dan kebutuhan dasar senilai total Rp309 juta dan 318 paket sembako, Djamari Chaniago terlihat membungkuk, mengusap lembut kepala seorang anak perempuan penyintas yang memegang erat bingkisan di tangannya.
"Bapak dan Ibu sekalian tidak sendiri. Pemerintah pusat bersama TNI-Polri dan pemerintah daerah akan terus memastikan bahwa kebutuhan dasar warga di pengungsian terpenuhi dengan baik," ujar Djamari Chaniago, memberikan ketenangan di tengah raut wajah yang masih menyimpan trauma.
Gubernur Mahyeldi dan Wawako Maigus Nasir turut mendampingi, menggarisbawahi sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan bencana. Kehadiran Menko Polkam, yang juga putra daerah, diyakini meningkatkan semangat warga untuk bangkit dan mempercepat upaya pemulihan.
Kehangatan yang terekam di SDN 02 Cupak Tangah pada Rabu (3/12/2025) menjadi simbol kuat bahwa negara hadir. Bantuan yang disalurkan tak hanya berupa materi, tetapi juga suntikan moral bagi warga Ranah Minang yang tengah diuji oleh alam, membuktikan komitmen Menko Polkam untuk memastikan stabilitas dan keamanan nasional juga mencakup penanganan cepat dan humanis terhadap korban bencana. (And)
