-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Menakar Integritas di Pucuk Pendidikan, Simfoni Disiplin dan Jenius Habibul Fuadi

14 Januari 2026 | 14 Januari WIB Last Updated 2026-01-14T03:10:20Z

Dunia pendidikan di Sumatera Barat hari ini bukan sekadar tentang deretan angka kelulusan atau megahnya bangunan sekolah. Di balik layar dinamika tersebut, ada nakhoda yang menggerakkan kemudi dengan ketegasan yang presisi namun penuh dengan strategi yang taktis. Ia adalah Habibul Fuadi, S.Pd., M.Si., sosok Kepala Dinas Pendidikan yang kini menjadi buah bibir berkat gaya kepemimpinannya yang distingtif.


Bagi Habibul Fuadi, disiplin bukanlah sebatas jam kantor yang dipatuhi atau seragam yang rapi. Dalam narasi kepemimpinannya, disiplin adalah nadi. Ia dikenal sebagai sosok yang tidak memberikan ruang bagi kompromi yang melemahkan sistem. Di tangan beliau, kedisiplinan bertransformasi menjadi sebuah budaya kerja yang memaksa setiap elemen di Dinas Pendidikan untuk bergerak lebih cepat, bekerja lebih cerdas, dan melayani lebih tulus.


Ketegasan ini mungkin terasa dingin bagi mereka yang terbiasa dengan zona nyaman, namun bagi kemajuan pendidikan, inilah fondasi utama yang dibutuhkan untuk membangun integritas generasi masa depan.


Bukan tanpa alasan jika awak media yang biasanya kritis dan tajam dalam menilai pejabat publik menyematkan label "pemimpin jenius" kepadanya. Jenius di sini bukan sekadar tentang kecerdasan akademik di atas kertas, melainkan kecerdasan dalam membaca peluang dan membedah kebuntuan.


Di mata para kuli tinta, Habibul Fuadi adalah narasumber yang visioner. Ia mampu menyederhanakan benang kusut birokrasi menjadi langkah-langkah strategis yang terukur. Kemampuannya dalam merancang inovasi pendidikan di Sumatera Barat menunjukkan bahwa beliau bukan hanya seorang administrator, melainkan seorang arsitek perubahan. Setiap kebijakan yang ia lahirkan seolah merupakan jawaban atas tantangan zaman yang kian tak menentu.


Gelar S.Pd. dan M.Si. yang disandangnya bukan sekadar hiasan nama. Ia memahami akar rumput dunia pendidikan karena ia berangkat dari sana, namun ia juga memiliki ketajaman analisis seorang ilmuwan dalam memanajemen organisasi besar. Inilah yang membuatnya mampu memimpin dengan dua perspektif, empati seorang guru dan ketajaman seorang manajer.


Di tengah arus transformasi digital dan perubahan kurikulum yang terus bergulir, Sumatera Barat beruntung memiliki figur yang mampu berdiri teguh di antara dua pilar utama, karakter yang disiplin dan pikiran yang jenius. Habibul Fuadi bukan hanya sedang menjalankan tugas negara, ia sedang melukis wajah masa depan Sumatera Barat melalui goresan kebijakan yang berani dan penuh perhitungan.


Padang, 14 Januari 2026

Oleh: Andarizal

×
Berita Terbaru Update