-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Amrizal Rengganis Menanam Empati, Menuai Kepercayaan

14 Januari 2026 | 14 Januari WIB Last Updated 2026-01-14T05:03:32Z

Dalam kamus birokrasi, kepercayaan masyarakat adalah komoditas yang paling sulit didapat, namun paling mudah hilang. Bagi Amrizal Rengganis, kepercayaan itu tidak dicari melalui retorika di podium, melainkan ditanam melalui benih-benih empati yang ia tebar di sepanjang masa baktinya sebagai Camat Nanggalo sejak dilantik pada 23 Februari 2024.


Ujian sejati seorang pemimpin seringkali datang dalam bentuk krisis. Bagi Amrizal, krisis itu hadir melalui banjir besar yang mengepung Nanggalo di penghujung tahun 2025. Di saat banyak orang mencari perlindungan, ia justru bergerak melawan arus.


Langkah kakinya yang menerjang genangan air bukan sekadar prosedur kerja, melainkan manifestasi dari rasa empati yang mendalam. Ia memahami bahwa di balik angka-angka kerugian material, ada warga yang ketakutan, anak-anak yang kedinginan, dan harapan yang nyaris hanyut. Dengan hadir langsung di lapangan, ia menanamkan keyakinan pada warganya bahwa mereka tidak sendirian menghadapi bencana.


Keputusan untuk meninggalkan kenyamanan ruang kerja dan memilih "bermandikan" hujan bersama warga adalah investasi sosial yang luar biasa. Hasilnya, ia berhasil menuai kepercayaan (trust) yang tulus dari masyarakat Nanggalo. 


Kepercayaan ini lahir karena masyarakat melihat konsistensi. Amrizal membuktikan bahwa jabatan Camat bukan sekadar administratif, melainkan fungsi pengayoman. Narasi kepemimpinannya menjadi pembicaraan di kedai-kedai kopi dan gang-gang sempit, bukan tentang instruksi yang ia berikan, tapi tentang kehadiran yang ia tawarkan.


Kini, saat kita menoleh ke belakang pada masa jabatannya, Amrizal Rengganis meninggalkan sebuah catatan penting bagi sejarah birokrasi di Kota Padang. Ia mengajarkan bahwa kepemimpinan yang paling efektif adalah yang menggunakan hati sebagai kompas.


Ia telah membuktikan sebuah tesis sederhana, saat seorang pemimpin menanam empati, ia tidak hanya akan menuai kepatuhan, tetapi juga cinta dan kepercayaan yang abadi dari rakyatnya. Nanggalo mungkin akan memiliki banyak camat di masa depan, namun standar dedikasi yang telah dipacak oleh Amrizal akan selalu menjadi tolok ukur yang dirindukan.


Padang, 14 Januari 2026

Oleh: Andarizal

×
Berita Terbaru Update