-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Menteri PU Tinjau Bendungan Batang Kuranji, Pastikan Anggaran Rp2,4 Triliun untuk Rehab-Rekon Padang

31 Januari 2026 | 31 Januari WIB Last Updated 2026-01-31T03:44:45Z

PADANG – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, melakukan kunjungan kerja ke Bendungan Batang Kuranji, Kecamatan Pauh, Kota Padang, pada Jumat (30/1/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana di wilayah Sumatera Barat berjalan sesuai rencana.


Dalam tinjauannya, Menteri Dody menegaskan bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian khusus terhadap pemulihan daerah terdampak. Ia mengungkapkan bahwa anggaran sebesar Rp2 hingga 2,4 triliun telah disiapkan untuk program rehab-rekon tersebut.


“Saya komit, dan ini juga arahan Bapak Presiden, daerah yang terdampak bencana harus secepat-cepatnya dibangun kembali dengan lebih baik. Saat ini proses administrasi sedang berjalan di Bappenas dan Kementerian Keuangan, namun saya pastikan pekerjaan di lapangan tetap jalan,” tegas Dody di sela-sela kunjungannya.


Selain fokus pada perbaikan bendungan, Kementerian PU juga menyoroti krisis air bersih yang dialami warga. Sebagai solusi jangka pendek dan menengah, pemerintah akan membangun ratusan sumur bor di berbagai titik strategis. 


Dari total rencana 212 titik sumur bor, tahap awal akan segera merealisasikan 53 titik yang diprioritaskan pada area permukiman padat serta sarana ibadah seperti masjid dan musala.


“Kementerian PU siap membangun sumur bor, mau 200 atau 500 pun kami siap, tergantung data dari pemerintah kota. Sambil menunggu itu rampung, dukungan mobil tangki air dan PDAM akan terus kami optimalkan,” tambah Menteri PU.


Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyambut baik komitmen pusat tersebut. Ia menekankan bahwa percepatan pembangunan irigasi dan sumur bor sangat krusial, mengingat masyarakat akan segera memasuki bulan suci Ramadan serta kebutuhan pengairan untuk musim tanam.


“Irigasi dan sumur bor ini sangat dibutuhkan secepat-cepatnya. Selain membantu sawah dan rumah warga, ini juga langkah konkret untuk mengurangi beban over capacity pada PDAM,” ujar Fadly.


Pemerintah Kota Padang sendiri telah mengajukan sekitar 200 titik lokasi sumur bor. Ke depannya, Pemko Padang berencana menambah usulan lokasi dengan memanfaatkan lahan masjid dan musala agar distribusi air bersih dapat menjangkau masyarakat lebih luas dan efisien.  (And) 

×
Berita Terbaru Update