-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Gangguan Audio Warnai Pembukaan MTQ ke-42 Koto Tangah, Pidato Wakil Walikota Terinterupsi Lagu Viral

21 April 2026 | 21 April WIB Last Updated 2026-04-20T22:49:42Z


PADANG – Prosesi pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 tingkat Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, yang berlangsung khidmat pada Jumat (17/04/2026), mendadak riuh. Acara tersebut diwarnai insiden teknis yang tak terduga saat Wakil Walikota Padang tengah menyampaikan sambutan di atas podium.


Kejadian bermula ketika Wakil Walikota sedang memaparkan gagasan penting mengenai implementasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari melalui program "Smart Surau". Beliau juga tengah menekankan harapannya agar kafilah MTQ di Kecamatan Koto Tangah ke depannya diisi oleh putra daerah asli sebagai bentuk apresiasi terhadap potensi lokal.


Namun, di tengah keseriusan pidato tersebut, sistem pengeras suara (sound system) mengalami gangguan teknis yang fatal. Alih-alih melanjutkan pidato, audio yang keluar justru memutar lirik lagu yang kontras dengan suasana religius acara:

   

"Dan aku sudah pernah bilang, pacarku bukan cuma kamu saja... Ku mempunyai dua hati, yang tak bisa..."


Insiden ini sontak memecah konsentrasi para tamu undangan dan peserta lomba. Video rekaman momen tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial, memicu beragam reaksi dan pertanyaan dari publik mengenai kesiapan teknis penyelenggara dalam mengelola agenda resmi pemerintah.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak panitia penyelenggara terkait penyebab pasti gangguan teknis tersebut. Belum diketahui apakah insiden ini murni merupakan kelalaian teknis, kendala sistem, atau adanya interferensi sinyal pihak eksternal.


Kejadian ini menjadi catatan penting bagi panitia penyelenggara kegiatan kedinasan. Pengawasan yang ketat terhadap teknis lapangan, mulai dari pengecekan "sound system" hingga manajemen alur siaran, menjadi krusial agar marwah acara resmi tidak terganggu oleh insiden yang bersifat teknis.


Pihak panitia diharapkan segera memberikan klarifikasi transparan kepada publik demi menjaga kredibilitas penyelenggaraan MTQ yang seharusnya berjalan dengan penuh ketenangan dan kehormatan.  (And) 

×
Berita Terbaru Update