SUMBAR - Pasca hujan deras yang mengguyur wilayah Sumatera Barat pada 21 April 2026, tim dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar bergerak cepat melakukan pembersihan material longsor di ruas jalan Tapan-Batas Jambi.
Kepala Satuan Kerja (Satker) PJN Wilayah II Provinsi Sumatera Barat, "Masudi, ST., MT", menyatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan tim di lapangan untuk melakukan penanganan segera guna memastikan kelancaran lalu lintas di jalur strategis tersebut.
Kegiatan ini merupakan bagian integral dari "Paket Preservasi Jalan Kambang-Indrapura-Tapan-Batas Jambi serta Tapan-Batas Bengkulu". Dalam keterangannya, Masudi menjelaskan bahwa longsor terjadi di delapan titik berbeda akibat intensitas curah hujan yang tinggi.
"Longsoran didominasi oleh material berupa batang pohon, tanah, dan bebatuan yang sempat menutupi sebagian badan jalan. Kondisi ini tentu mengganggu kelancaran lalu lintas dan mengurangi aksesibilitas pengguna jalan," ujar Masudi.
Gerak cepat yang ditunjukkan oleh tim Satker PJN Wilayah II Sumbar mendapat apresiasi positif dari masyarakat serta para pengguna jalan. Banyak warga merasa terbantu dengan kehadiran petugas yang langsung turun ke lokasi meski dalam kondisi cuaca yang masih berisiko.
Budi (42), seorang sopir kendaraan logistik yang kerap melintasi jalur Tapan-Batas Jambi, mengaku sangat terbantu dengan penanganan yang sigap.
"Jujur, kami sempat khawatir saat melihat tumpukan tanah dan kayu di tengah jalan. Namun, begitu melihat alat berat dari tim PJN sudah bekerja di lapangan, kekhawatiran kami berkurang. Ini membuktikan bahwa pemerintah benar-benar hadir memastikan distribusi barang dan perjalanan masyarakat tetap lancar," ungkap Budi saat ditemui di lokasi, Kamis (23/4/2026).
Senada dengan Budi, warga setempat juga memberikan apresiasi tinggi. Mereka menilai koordinasi yang dibangun antara Satker PJN II dan PPK di lapangan menunjukkan profesionalisme dalam menjalankan tupoksi pemeliharaan jalan nasional. Keberadaan tim yang terus bersiaga 24 jam di titik-titik rawan memberikan rasa aman tersendiri bagi warga sekitar yang aktivitas ekonominya sangat bergantung pada akses jalan tersebut.
Di bawah koordinasi "Gina Lamria Indriati Tampubolon selaku PPK 2.4", tim lapangan terus bekerja secara intensif menggunakan alat berat (ekskavator) untuk membersihkan material. Berdasarkan laporan terkini, pembersihan telah rampung di lima titik krusial, yakni:
Km 232+800
Km 234+100
Km 238+000
Km 239+250
Km 239+300
"Sementara itu, tiga titik lainnya saat ini masih dalam proses penanganan oleh tim di lapangan. Kami terus berupaya maksimal agar seluruh material segera dapat dibersihkan sehingga akses jalan kembali normal sepenuhnya," tambah Masudi.
Mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu, Masudi kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pengguna jalan yang melintasi ruas Tapan-Batas Jambi untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.
"Kami minta masyarakat agar tetap berhati-hati, terutama saat kondisi hujan. Potensi longsor susulan masih mungkin terjadi di area perbukitan tersebut. Kami berkomitmen untuk terus memantau dan memberikan pelayanan terbaik demi keselamatan bersama," tutupnya.
(And)
