SUMBAR - 21 APRIL 2026 – Ruas Jalan Nasional Lubuk Selasih - Surian (Link N.053) yang sempat terganggu akibat bencana tanah longsor kini telah kembali dapat dilalui. Pembersihan material longsor dilakukan sigap oleh tim Satker PJN Wilayah II Provinsi Sumatera Barat setelah rentetan peristiwa yang terjadi di wilayah Kabupaten Solok.
Peristiwa bencana ini dilaporkan terjadi dalam dua waktu berbeda, yakni Senin malam, 20 April 2026 pukul 19.30 WIB, dan berlanjut pada Selasa pagi, 21 April 2026 pukul 05.00 WIB. Lokasi kejadian tepatnya berada di Jorong Kayu Aro Baru, Nagari Air Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti.
Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah tersebut menjadi pemicu utama longsoran lereng atas serta tumbangnya sejumlah pohon ke badan jalan. Berdasarkan data di lapangan, titik terdampak tersebar di lima lokasi, yakni KM 79+050, KM 82+900, KM 83+725, KM 84+200, dan KM 84+500.
Menanggapi situasi tersebut, Kepala Satker PJN Wilayah II Provinsi Sumatera Barat, Masudi, ST., MT., melalui PPK 2.5, Rai Fraja Novfandro, ST., M.Sc., segera mengerahkan tim untuk melakukan penanganan. Langkah mitigasi yang diambil mencakup pemberlakuan sistem buka-tutup arus lalu lintas selama proses evakuasi material longsor berlangsung, serta pemasangan rambu peringatan di sepanjang titik kejadian.
"Lalu lintas saat ini sudah mulai berjalan lancar," ujar Masudi dalam keterangan resminya.
Meski akses jalan telah kembali normal, pihak Satker PJN Wilayah II mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.
Pengendara diminta untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas yang berada di lapangan demi keselamatan bersama, terutama saat melintasi jalur yang rawan longsor dalam kondisi hujan.
(And)
