-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Kepemimpinan Tanpa Sekat, Rahasia AKBP Agung Jaga Stabilitas Pasaman Barat

08 Mei 2026 | 08 Mei WIB Last Updated 2026-05-08T11:04:39Z


Sejak menapakkan kaki di Mapolres Pasaman Barat pada Januari 2024, AKBP Agung Tribawanto, S.IK, terus membawa perubahan signifikan bagi korps Bhayangkara di wilayah paling barat Sumatera Barat. Memasuki masa kepemimpinan dua tahun empat bulan hingga Mei 2026 ini, alumnus Akpol tersebut dinilai berhasil melakukan akselerasi nyata dalam menjaga stabilitas keamanan di "Bumi Tuah Basamo".


AKBP Agung, yang menggantikan AKBP Nurhadiansyah, mengusung visi kepemimpinan yang memadukan modernisasi layanan dengan pendekatan emosional kepada masyarakat.


Salah satu terobosan utama yang menjadi sorotan adalah program "Polres Pasbar Responsif". Melalui penguatan sistem digital dan "Call Center", setiap aduan masyarakat kini ditindaklanjuti dalam hitungan menit. Tidak hanya unggul di teknologi, ia juga memperkuat dialog melalui "Jumat Curhat" dan "Coffee Morning Kamtibmas".


"Program ini menjadi jembatan dialog tanpa sekat antara kepolisian dengan Niniak Mamak, tokoh pemuda, hingga petani sawit. Ini penting untuk memetakan potensi konflik agraria dan sosial secara dini," ujar sebuah catatan capaian kinerja Polres Pasbar.


Di bawah komandonya, Polres Pasaman Barat menunjukkan taringnya dalam memberantas kejahatan transnasional dan lingkungan. Beberapa capaian strategis meliputi:


Pemberantasan Narkoba: Pemutusan rantai peredaran narkotika lintas provinsi yang kerap memanfaatkan jalur logistik Pasaman Barat.


Penindakan Illegal Mining & Logging: Ketegasan dalam menjaga ekosistem Gunung Talamau dari aktivitas tambang emas ilegal dan pembalakan liar.


Keamanan Lalu Lintas: Penekanan angka kecelakaan fatalitas melalui Operasi Patuh dan Zebra yang terukur.


Transformasi Polres Pasbar tidak hanya soal penindakan, tetapi juga pelayanan dengan hati. AKBP Agung dikenal aktif dalam aksi sosial, mulai dari bedah rumah bagi warga kurang mampu hingga program Polisi Sahabat Anak untuk mencegah perundungan di sekolah.


Atas dedikasi tersebut, Polres Pasaman Barat berhasil meraih predikat "Zona Integritas" dari Kemenpan-RB dan Mabes Polri atas pelayanan publik yang transparan dan "Zero Pungli". Selain itu, lembaga adat setempat turut memberikan apresiasi atas keberhasilan Kapolres dalam menyelesaikan konflik tanah ulayat melalui pendekatan "Restorative Justice".


Hingga pertengahan 2026 ini, AKBP Agung Tribawanto terus membuktikan bahwa integritas dan empati adalah kunci utama Polri untuk hadir bukan sekadar sebagai penegak hukum, melainkan sebagai pelindung, pengayom, dan sahabat sejati bagi warga Pasaman Barat.


Perjalanan dua tahun empat bulan di Pasaman Barat mungkin hanyalah angka dalam catatan karier seorang perwira, namun bagi masyarakat di pelosok nagari, jejak AKBP Agung Tribawanto adalah tentang harapan yang kembali tumbuh. Ia membuktikan bahwa di balik seragam yang tegas, detak jantung kepolisian haruslah seirama dengan denyut nadi rakyatnya.


​Kepemimpinan Agung adalah tentang hadirnya rasa aman saat malam menjemput dan kepastian hukum saat ketidakadilan mengetuk. Ia tidak hanya membangun sistem, tetapi juga membangun kepercayaan, sebuah komoditas yang paling mahal dalam hubungan antara aparat dan warga.


​Kini, di tengah rimbunnya perkebunan sawit dan kokohnya berdiri Gunung Talamau, nama AKBP Agung Tribawanto akan diingat bukan hanya sebagai komandan yang memberi perintah, melainkan sebagai sosok yang bersedia duduk di lantai yang sama dengan petani, mendengarkan keluh kesah masyarakatnya dengan hati yang terbuka.


​Sebab pada akhirnya, jabatan adalah amanah yang akan usai, tetapi pengabdian yang tulus akan tetap abadi sebagai cerita yang dituturkan dari generasi ke generasi di "Bumi Tuah Basamo". Ia pergi meninggalkan pondasi, namun tetap tinggal dalam memori sebagai sahabat yang hadir saat dibutuhkan.


Padang, 8 Mei 2026

Oleh: Andarizal

×
Berita Terbaru Update