-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pemko Padang Gerak Cepat, Puluhan Alat Berat Dikerahkan ke Titik Rawan Banjir untuk Evakuasi Maksimal

05 Desember 2025 | 05 Desember WIB Last Updated 2025-12-05T06:44:21Z

PADANG - 5 DESEMBER 2025 - Pemerintah Kota (Pemko) Padang menunjukkan kesigapan luar biasa dalam penanganan pasca-bencana banjir yang melanda wilayahnya. Melalui kolaborasi lintas sektor, puluhan unit alat berat telah disebar di berbagai titik vital guna mempercepat proses evakuasi material, pembersihan jalur, dan normalisasi fungsi kawasan.


Data terbaru dari Diskominfo Kota Padang mencatat, total alat berat yang dikerahkan mencakup Alat Berat Besar yang tangguh, Alat Berat Mini yang lincah, serta dua unit khusus Excavator Grapple PC 200 yang fokus pada pembersihan di wilayah pantai.


Pengerahan alat berat ini bukan hanya upaya Pemko semata, namun merupakan hasil sinergi kuat antara lembaga pemerintah, badan wilayah, sektor swasta, hingga unsur politik.


"Ini adalah operasi gabungan. Kita pastikan setiap sudut kota yang terdampak segera mendapatkan penanganan," ujar salah seorang pejabat terkait.


Lokasi-lokasi strategis yang menjadi fokus utama pengerahan alat berat meliputi:


 * Wilayah Kuranji dan Lubuk Rayo: Di kawasan Guoo, Kuranji, beberapa Alat Berat Besar dari BBPPKS dan BWS dikerahkan untuk mengatasi timbunan material. Sementara di Kp. Apa KPIK, Lubuk Rayo, pengerahan alat didukung oleh D.PUPR Kota Padang dan swadaya masyarakat.


 * Akses Pendidikan dan Bisnis: Sekitar Pasar baru UNAND & Sekitar menjadi lokasi padat alat, melibatkan Skid Loader dan Backhoe Loader dari PT Semen Padang, serta Mini Loader dari Politeknik Negeri Padang, menunjukkan fokus pada pemulihan akses akademik dan ekonomi.


 * Penanganan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Pantai: Untuk mengantisipasi dampak di hulu dan hilir, Alat Berat Besar ditempatkan di Intake PDAM Kp Koto Gn Pangilun (didukung BWS) dan Perum Graha 3 sungai lareh (D.PUPR). Secara spesifik, dua unit Excavator Grapple PC 200 dari DLH Padang diarahkan ke Pantai Parkit dan Pantai Patenggangan untuk membersihkan puing dan sampah akibat gelombang.


Di kawasan Gurun Laweh, yang merupakan salah satu titik rawan, terdapat Alat Berat Besar yang didukung oleh DPC PDI Perjuangan Kota Padang, serta Alat Berat Mini dari D.PUPR Kota Padang dan Provinsi.


Sementara itu, sektor infrastruktur air terlihat sangat aktif dengan keterlibatan BWS (Balai Wilayah Sungai) yang menyebar Alat Berat Besar di lokasi-lokasi krusial seperti Surau Gadang, Intake Palukahan Gadang, Checkdam Kuranji, hingga di beberapa titik di Koto Tangah.


Dengan sebaran alat yang terstruktur dan dukungan multi-pihak, Pemko Padang menargetkan proses pembersihan dan pemulihan infrastruktur dapat dilakukan dengan cepat dan efisien. Fokus saat ini adalah memastikan jalur logistik dan akses kesehatan segera pulih sepenuhnya. (And) 

×
Berita Terbaru Update