PADANG PANJANG – Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat (BPJN Sumbar) melakukan penanganan darurat terhadap material longsor susulan yang menutup akses di Km 121+900, Ruas SMP Kumpulan - SMP Taman (N.004), Padang Panjang, pada Jumat (26/12/2025).
Langkah cepat ini diambil untuk memastikan jalur vital yang menghubungkan antarwilayah di Sumatera Barat tersebut tetap fungsional dan aman bagi pengguna jalan.
Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PJN Wilayah 1 Sumbar, Andi, mengungkapkan bahwa insiden ini merupakan longsor susulan ketiga yang terjadi di titik yang sama. Kondisi tersebut dipicu oleh intensitas hujan yang masih tinggi di wilayah Padang Panjang dan sekitarnya.
"Longsor susulan ini terjadi akibat curah hujan tinggi. Ini adalah kejadian ketiga kalinya di lokasi yang sama. Material tanah dan bebatuan sempat menutupi sebagian badan jalan, sehingga sangat berisiko bagi kelancaran serta keselamatan lalu lintas," ujar Andi dalam keterangannya, Jumat (26/12).
Guna meminimalisir dampak kemacetan dan risiko kecelakaan, BPJN Sumbar segera mengerahkan personel dan alat berat ke lokasi kejadian. Proses pembersihan difokuskan pada pengangkatan material yang menimbun bahu dan badan jalan.
Andi menegaskan bahwa prioritas utama tim saat ini adalah menjaga agar arus lalu lintas tidak terputus total.
"Penanganan dilakukan secara cepat dengan mengerahkan alat berat dan personel di lapangan guna membersihkan material longsor serta memastikan akses jalan tetap dapat dilalui secara aman," tambahnya.
Meski akses jalan sudah mulai dapat dilalui, pihak berwenang mengimbau para pengendara untuk tetap meningkatkan kewaspadaan saat melintasi area Km 121+900. Mengingat cuaca yang belum stabil, potensi longsor susulan masih mungkin terjadi akibat struktur tanah yang masih labil.
Saat ini, petugas dari BPJN Sumbar terus bersiaga di sekitar lokasi untuk memantau perkembangan situasi dan melakukan pembersihan lanjutan jika diperlukan. (And)
