PADANG – Duka mendalam masih menyelimuti Sumatera Barat pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda di penghujung tahun 2025. Menanggapi kondisi darurat tersebut, Organisasi Pers Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak.
Bekerja sama dengan Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura (Disbuntanhor) Provinsi Sumatera Barat, DPP-KJI mendistribusikan bantuan berupa pakaian layak pakai. Bantuan ini ditujukan bagi keluarga KJI dan warga yang kehilangan harta benda akibat tersapu banjir bandang dan rumah dipenuhi lumpur.
Ketua Umum DPP-KJI, Andarizal, dalam keterangannya di Padang menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap sesama, terutama bagi mereka yang membutuhkan.
"Kami menerima 10 karung pakaian layak pakai dari Disbuntanhor Sumbar. Bantuan ini akan langsung kami bagikan kepada keluarga awak media serta warga yang terdampak paling parah," ujar Andarizal, (8/12026).
Bencana di akhir tahun 2025 tersebut memang meninggalkan kerusakan masif. Selain infrastruktur jalan yang putus dan jembatan hanyut, banyak rumah warga yang terbawa arus air bahkan ada rumah yang terisi lumpur pekat, sehingga tidak ada barang berharga yang bisa diselamatkan.
Dalam kesempatan tersebut, Andarizal juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pemerintah provinsi atas sinergi yang terjalin.
"Terima kasih Bapak Kepala Disbuntanhor Sumbar, Ir. Afniwirman, atas kepercayaan dan bantuannya. Amanah ini segera kami salurkan kepada keluarga besar KJI dan masyarakat yang benar-benar membutuhkan," tambahnya.
Aksi kolaborasi ini diharapkan dapat meringankan beban para korban di masa pemulihan dan menjadi pemicu bagi lembaga lain untuk terus bahu-membahu membantu bangkitnya Sumatera Barat dari dampak bencana.
Tentang Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI):
Organisasi profesi pers yang berdedikasi pada penguatan integritas jurnalis serta aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di Indonesia. (And)
