Kepala BWS Sumatera V Padang, Naryo Widodo, ST, MT, menyatakan bahwa sejak Rabu (07/01/2026), pihaknya telah mengerahkan alat berat untuk menangani kerusakan jalan yang cukup parah. Saat ini, kondisi jalan masuk menuju Batu Busuak dilaporkan ambruk sehingga memutus mobilitas warga sekitar.
"Pekerjaan perbaikan jalan kami kebut dengan menurunkan tujuh unit alat berat ke lokasi. Target kami, dalam empat hari ke depan akses menuju Koto Tuo dan Batu Busuak sudah bisa dilalui kendaraan kembali," ujar Naryo.
Selain fokus pada pemulihan badan jalan, BWS Sumatera V juga melakukan langkah preventif dengan melakukan normalisasi di hulu Sungai Batang Kuranji. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi debit air yang tinggi di masa mendatang.
Meski pengerjaan dilakukan secara intensif, Naryo mengakui adanya tantangan besar di lapangan, yakni kondisi cuaca yang sangat fluktuatif.
"Kendala utama adalah cuaca yang tidak menentu. Di lokasi, cuaca bisa berubah drastis dari cerah menjadi hujan lebat dalam waktu singkat. Oleh karena itu, tim di lapangan dituntut bekerja dengan penuh kehati-hatian dan selalu mempedomani prakiraan cuaca guna menjaga keselamatan," tambahnya.
Proses perbaikan ini diharapkan dapat segera memulihkan urat nadi perekonomian dan aktivitas sosial warga di Kelurahan Kapalo Koto dan Kelurahan Lambung Bukik yang sempat terganggu akibat bencana banjir bandang susulan tersebut. (And)
