PASAMAN - 25 FEBRUARI 2026 - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat terus memacu pengerjaan rehabilitasi jalan pada ruas Simpang III Muara Tais, Kabupaten Pasaman. Proyek yang didanai melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) ini ditargetkan dapat segera tuntas guna mempermudah aksesibilitas masyarakat di wilayah pelosok.
Penanganan jalan sepanjang 7,42 kilometer ini menjadi prioritas mengingat perannya sebagai urat nadi transportasi yang menghubungkan Simpang III Rumbai menuju Muara Tais, Kecamatan Mapat Tunggul.
Sebelumnya, kondisi jalur ini dilaporkan rusak berat. Sebagian besar ruas masih berupa tanah, yang kerap menjadi kendala besar bagi mobilitas warga, terutama saat intensitas hujan tinggi. Kondisi tersebut tidak hanya menghambat perjalanan masyarakat, tetapi juga memicu tingginya biaya distribusi logistik hasil bumi.
Hingga saat ini, progres di lapangan menunjukkan perkembangan positif. Tim teknis BPJN Sumbar telah melaksanakan sejumlah tahapan krusial, di antaranya:
• Pembentukan badan jalan dan penimbunan pilihan untuk memperkuat daya dukung struktur tanah.
• Pengerjaan perkerasan menggunakan lapis pondasi agregat Kelas B.
• Pembangunan drainase dan pemasangan pasangan batu sebagai pelindung tepi jalan agar badan jalan tetap stabil dan tahan lama.
Hadirnya perbaikan jalan dengan lebar badan jalan 5,5 meter serta bahu jalan 0,5 meter ini diharapkan membawa perubahan besar bagi wajah ekonomi Pasaman.
"Melalui perbaikan ini, akses transportasi diharapkan menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat," tulis pernyataan resmi terkait progres proyek tersebut.
Program IJD ini merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah pusat dalam memperkuat konektivitas hingga ke pelosok negeri. Dengan infrastruktur yang lebih mumpuni, distribusi komoditas unggulan daerah diharapkan makin cepat, sehingga kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Mapat Tunggul dan sekitarnya dapat meningkat secara signifikan. (And)
