-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Akses Air Bersih Kampus Unand Terancam, BWS Sumatera V dan Nindya Karya Kerahkan Alat Berat

07 Desember 2025 | 07 Desember WIB Last Updated 2025-12-07T09:26:37Z

PADANG – Kerusakan parah pada infrastruktur vital akibat sapuan banjir bandang November 2025 masih menyisakan pekerjaan rumah besar. Salah satunya adalah terputusnya jaringan utama intake air baku yang menjadi denyut nadi kebutuhan air bersih bagi ribuan civitas akademika dan pasien di Komplek Kampus Universitas Andalas (Unand) serta Rumah Sakit Unand.


Menyikapi krisis ini, Badan Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang bergerak cepat. Pada hari Minggu, 7 Desember 2025, Kepala BWS Sumatera V, Naryo Widodo, langsung turun ke lapangan bersama jajaran teknis untuk meninjau lokasi intake yang hancur.


"Ini adalah masalah yang mendesak. Kampus dan rumah sakit tidak boleh kekurangan air bersih," ujar Naryo Widodo di lokasi, yang menunjukkan sisa-sisa reruntuhan dan material longsor pasca-banjir. "Fasilitas pendidikan dan kesehatan harus segera pulih. Kita sedang bertarung melawan waktu."


Intake air baku tersebut merupakan sumber vital yang selama ini memastikan operasional kampus berjalan normal dan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Unand tetap optimal. Terputusnya suplai ini secara langsung mengancam sanitasi dan aktivitas harian di dua institusi besar tersebut.


Untuk memastikan pemulihan berjalan secepat kilat, BWS Sumatera V Padang menjalin kerja sama erat dengan kontraktor pelaksana, PT. Nindya Karya.


Sebagai wujud komitmen percepatan, dua unit alat berat berukuran besar telah dikerahkan ke lokasi bersama dengan tim teknis dan sumber daya pendukung lainnya. Alat-alat berat ini mulai bekerja non-stop untuk membersihkan sisa material banjir, merekonstruksi tanggul, dan memperbaiki struktur intake yang rusak.


Langkah percepatan ini menjadi harapan besar agar suplai air baku dapat segera dinormalkan kembali, membebaskan Komplek Kampus Unand dan Rumah Sakit Unand dari ancaman krisis air bersih yang melanda sejak bencana November lalu.


Diharapkan, dengan kolaborasi dan pengerahan sumber daya penuh ini, air bersih dapat mengalir lancar kembali ke Unand dalam waktu dekat, memastikan kegiatan belajar mengajar dan layanan kesehatan dapat berlanjut tanpa hambatan. (And) 

×
Berita Terbaru Update