-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Damkar Padang Turunkan Puluhan Personil, Distribusikan Air Bersih dan Bersihkan Sisa Banjir

05 Desember 2025 | 05 Desember WIB Last Updated 2025-12-05T09:00:53Z

PADANG - Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) bergerak cepat merespons dampak banjir yang melanda beberapa wilayah. Armada dan puluhan personel Damkar dikerahkan secara masif untuk memenuhi kebutuhan vital warga, yakni suplai air bersih, sekaligus melakukan pembersihan lumpur yang mengotori rumah, sekolah, dan tempat ibadah.


Laporan dari warga (4/12) menjadi pemicu utama gerak cepat ini. Total 11 titik lokasi di empat kecamatan menjadi sasaran utama operasi, menunjukkan skala bantuan yang dibutuhkan masyarakat pascabencana.


Tiga kecamatan, yaitu Koto Tangah, Padang Utara, dan Kurunji, tercatat sebagai wilayah dengan permintaan bantuan terbanyak. Armada Damkar dengan sigap menyambangi pemukiman hingga fasilitas publik yang terendam.


Di Kecamatan Koto Tangah, bantuan berfokus di empat lokasi krusial. Perumahan Padang Sarai Permai, Perumahan Wahana 7 (khususnya Masjid As-Sakinah), dan Komplek Wisma Indah Lestari Tahap III (Mushalla Al Islah) menerima air bersih dan pembersihan intensif. Pelapor seperti Yanti (46), seorang Ibu Rumah Tangga, dan Nuraini (53), Pengurus Rumah Tangga, di sana merasakan langsung manfaat bantuan ini untuk menunjang aktivitas harian yang sempat terhenti.


Sementara itu, di Padang Utara, fokus suplai terkonsentrasi di Kelurahan Lolong Belanti. Tiga lokasi di Jalan Beringin dan Jalan Belanti Indah dilaporkan oleh warga, termasuk Nur Afifah (32), seorang ASN, dan Rahmad Doni Irawan (40), seorang PNS. Padang Utara juga menjadi lokasi pembersihan Masjid Ar-Rahman di Alai Parak Kopi.


Total 67 personel Damkar Padang dikerahkan, didukung oleh berbagai armada. Titik terjauh seperti di Kurunji (Jl. Salak II No 78 dan Jl. Rambutan Raya) mendapatkan porsi penanganan yang besar, dengan satu armada membawa hingga 12 personel untuk memaksimalkan upaya pembersihan dan pendistribusian air.


Uniknya, pelapor dari berbagai latar belakang, mulai dari pedagang, buruh harian lepas, hingga guru, menunjukkan bahwa dampak banjir dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Bahkan, Maliki Yusuf (18), seorang Gharin Masjid, turut melaporkan kebutuhan di Jalan DPR, Aia Pacah, Koto Tangah, memastikan tempat ibadah kembali bersih dan fungsional.


Kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen Pemko Padang untuk memastikan pemulihan pascabencana berjalan lancar, memprioritaskan ketersediaan air bersih yang vital dan menjaga sanitasi lingkungan dari sisa lumpur banjir. (And) 

×
Berita Terbaru Update