PADANG - 8 DESEMBER 2025 - BPJN Sumatera Barat (Sumbar) terus menunjukkan respons cepat dan terukur dalam menangani dampak bencana alam di ruas vital Padang-Bukittinggi. Hingga hari ini, tim konstruksi darurat memfokuskan upaya mereka untuk memulihkan delapan dari total 13 titik kritis yang mengancam konektivitas jalur ekonomi utama tersebut.
Andi Mulya Rusli, ST., MT, Kepala Satuan Kerja (Satker) PJN Wilayah I Provinsi Sumatera Barat, menegaskan bahwa penanganan ini melibatkan mobilisasi sumber daya yang masif.
"Kami mengerahkan 28 unit alat berat tanpa henti, didukung tim lapangan yang lengkap, mulai dari manajemen proyek, engineer yang merancang solusi cepat, surveyor, hingga petugas keselamatan. Material utama seperti geotekstil, LPA, jumbo bag, water barrier, dan box precast telah siaga di lokasi," ujar Andi Mulya Rusli.
Fokus utama operasi hari ini, yang dipimpin langsung oleh Noor Arias Syamsu, ST., M.Si (PPK 1.1), adalah pada empat kilometer krusial:
* Km 62+700: Di titik ini, tim sedang melaksanakan persiapan akses pemasangan matras. Matras yang dipasang bertujuan memperkuat lereng dan mencegah longsor susulan, sebuah langkah fundamental sebelum perbaikan permanen.
* Km 63+500: Titik ini menjadi perhatian utama. Tim bekerja keras melakukan normalisasi sungai yang meluap dan mengikis badan jalan. Bersamaan dengan itu, penguatan badan jalan dilakukan menggunakan proteksi jumbo bag dan pemasangan geotekstil untuk stabilisasi.
* Km 64+200: Prioritas di lokasi ini adalah normalisasi sungai agar aliran air kembali ke jalurnya, mengurangi risiko kerusakan infrastruktur lebih lanjut.
* Km 65+200: Upaya pelebaran badan jalan sedang berlangsung di sini, kemungkinan untuk mengantisipasi potensi penyempitan atau menyediakan ruang kerja yang aman.
Sementara fokus hari ini adalah pada pengerjaan lanjutan, beberapa titik berhasil diamankan. Titik Km 63+300, yang sebelumnya dipertahankan dengan pemasangan water barrier, kini telah dinyatakan selesai (close). Demikian pula, perlindungan jalan menggunakan safety line di Km 65+500, Km 66+700, dan Km 66+750 juga rampungkan.
Kesiapan material dan personel yang optimal ini mencerminkan komitmen BPJN Sumbar untuk segera mengembalikan fungsi penuh ruas Padang-Bukittinggi, memulihkan denyut nadi transportasi dan perekonomian masyarakat Sumatera Barat. (And)
